Kucing Selamatkan Salah seorang Penghuni Apartemen Taman Sari saat Kebakaran

Proses evakuasi para penghuni Apartemen Taman sari Sudirman, Jakarta Selatan./istimewa

TAMAN SARI – Kebakaran melanda Apartemen Taman Sari Sudirman, di Jalan Bek Murad No 42, Karet Setiabudi, Jakarta Selatan, dini hari tadi. Kepulan asap menyeruak hingga lorong.

Petugas pemadam kebakaran berjibaku mengevakuasi para pnghuni apartemen. Namun dalam proses evakuasi petugas sempat terkendala pintu darurat apartemen yang terkunci. Informasinya ada korban di Lantai 21.

“Keterangan menurut pelapor terdapat korban di Lt. 21 karena asap terlalu pekat dan pintu darurat terkunci,” demikian keterangan tertulis petugas lewat Twitter Pemadam DKI Jakarta.

Titik api sendiri berada di lantai basement. Petugas menduga sumber api berasal dari trafo yang terbakar.

Untuk menanganinya petugas telah mengerahkan 23 mobil pemadam. Sementara 66 penghuni telah dipindahkan ke tempat aman dan penghuni lainnya terus dievaluasi.

Malisa sofar, salah satu penghuni apartemen, mengaku dirinya selamat dari kebakaran itu karena kucing peliharaannya. Ia baru tahu ada kebakaran setelah dibangunkan kucing peliharaannya itu. Ia melihat sudah ada kepulan asap di basement yang baunya mencapai kamar.

“Pada jam tiga pagi pagi kita ada kucing di apartemen dan kucingnya sudah grasak-grusuk, terus kita bangun, suamiku ke toilet, pas di toilet mati lampu. (Kita berpikir) paling gensetnya, ternyata enggak nyala. Lalu aku cek ke balkon ternyata dari basement sudah ada asap,” kata Malisa kepada wartawan.

Usai melihat kepulan asap, Malisa dan suaminya langsung bergegas menyelamatkan diri keluar dari apartemen. Ketika hendak keluar, ia melihat kepulan asap itu sudah mencapai koridor atau lorong apartemen. Tak hanya itu, asap juga sudah membumbung di tangga darurat.

“Di koridor sudah ada asap, di tangga darurat gelap (lampu mati) sudah ada asap juga. Kita kebetulan di lantai rendah jadi aman, untung juga dibangunin kucing tidur,” jelasnya.

Malisa dan suami akhirnya berhasil keluar dari apartemen. Mulai pukul 03.30 hingga 06.30 WIB pagi, ia melihat penanganan kebakaran dari depan apartemennya. Terlihat mobil pemadam kebakaran hilir mudik dan ada pula penghuni apartemen yang kehabisan oksigen sehingga mendapat penanganan intensif di mobil ambulans.

“Kita nunggu di depan dari jam 3.15 sampai jam 6.30 WIB. kita lihat damkar bolak-balik dan ada ambulans karena ada (penghuni) yang sesak napas. Di tower B ada lantai 22 gak bisa kebuka emergency doornya, jadinya harus dievakuasi,” ungkap Malisa. Sebagaimana diketahui, kebakaran terjadi di Apartemen Taman Sari Sudirman. Adapun obyek yang diduga terbakar ialah trafo di basement gedung apartemen tersebut. Damkar mengerahkan 23 unit mobil untuk memadamkan api di sana.

Osmar Siahaan

Osmar Siahaan

Tulis Komentar

WhatsApp