KSAD Perintahkan Pangkostrad Koordinir Latihan TNI – US Army

KSAD Jenderal Andika Perkasa video conference bersama jajaran terkait perencanaan latihan bersama US Army.

JAKARTA – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa  perintahkan Pangkostrad TNI Eko Margiyono mengkoordinir kegiatan latihan  Security Force Assistance Brigade (SFAB) yang akan diberikan personel US Army.

Perintah itu disampaikan Andika melalui video conference dengan Panglima Kostrad, dan Panglima Divisi Infanteri. Andika didampingi Asisten Latihan(Aslat) KSAD Mayjen TNI Harianto. 

KSAD berpesan kepada Pangkostrad Letjen TNI Eko Margiyono untuk mengkoordinir pelatihan ini dengan baik. Menurutnya, agar transisi latihan berjalan baik, maka latihan akan dimulai dari satuan tertinggi, lalu baru ke satuan yang paling bawah.

“Saya ingin Pangkostrad agar mengkoordinir khususnya di tanggal-tanggal di mana mereka ada di batalion, kalau bisa supaya mereka ada gambaran bahwa Batalyon 328 ada di bawahnya Brigif 17, nah Brigif 17 ada di bawah Divisi 1. Jadi setiap perpindahan batalyon itu mereka akan lebih bagus kalau dipandu mengawali kegiatan di batalion yang dimulai dari tingkat atas,” ucap Andika dalam tayangan video yang diunggah TNI AD, Jumat (12/3).

Andika berharap melalui kegiatan SFAB ini dapat menambah wawasan para personel TNI AD. Kemudian, dapat mempererat hubungan bilateral antara Indonesia dan Amerika melalui interaksi yang terjalin selama kegiatan.

“SFAB ini kita tujukan untuk para jajaran personel Infanteri yang langsung di bawah Kostrad, dengan tujuan untuk mereka menambah wawasan dalam setiap interaksi yang dilakukan baik dengan olahraga bersama serta mencoba mengoperasikan alat-alat yang dibawa untuk Battle Night,” ucap KSAD.

Sementara Aslat Harianto mengungkapkan, ada dinamika yang tidak disebutkan detailnya, durasi latihan dalam program ini mengalami perubahan waktu, dari yang tadinya direncanakan enam bulan lamanya, dipangkas dua bulan menjadi empat bulan.

“SFAB seyogyanya akan dilaksanakan kurang lebih enam bulan. Tetapi karena ada dinamika maka dilaksanakan selama empat bulan, sehingga ada revisi satuan yang terlibat,” tuturnya.

Lebih jauh dia memaparkan, program ini akan dipimpin Kapten Charles Le Shaun Smith dengan membawa 10 personel US Army. Selain itu, SFAB akan digelar di tujuh batalyon Kostrad. “SFAB ini ada 10 orang personel dari Amerika yang dipimpin oleh Kapten Charles, kemudian untuk kegiatan akan dilaksanakan di tujuh batalion di jajaran Kostrad,” katanya.***

Osmar Siahaan

Osmar Siahaan

Tulis Komentar

WhatsApp