KSAD Andika Perkasa Minta Maaf ke Jenderal Bintang 3 Ini, Ada Apa?

          JAKARTA (IM) – KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggitingginya kepada Letjen (Purn) Mochammad Fachruddin, atas dedikasi dan pengabdiannya sebagai prajurit TNI AD.

          Pernyataan ini disampaikan Andika saat upacara pelepasan

          Fachruddin yang memasuki masa purna tugas, setelah kurang lebih 35 tahun mengabdi sebagai prajurit TNI AD, di Mabesad, Jakarta. Fachruddin yang terakhir menjabat sebagai Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakil KSAD), hadir bersama sang istri yang juga mantan Wakil Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana, Santi Fachruddin.

          Upacara pelepasan dihadiri sejumlah pejabat utama TNI AD seperti Panglima Kodam (Pangdam) dari seluruh Indonesia, Kabalakpus dan Ketua Persit KCK dari seluruh Indonesia. KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi dan pengabdian Fachruddin.

          KSAD juga berterima kasih kepada seluruh pangdam yang turut hadir di Mabesad untuk melepas Fachruddin.

          “Saya dan istri saya mohon maaf kalau misalnya dalam kita berinteraksi, banyak hal-hal yang membuat Mas Fahcrudin merasa enggak enak,” ucap Jenderal Andika, dikutip dari video yang diunggah oleh TNI AD, Kamis (7/1).

          Fahruddin merupakan lulusan Akademi Militer 1985. Jenderal kelahiran Kendal, Jawa Tengah ini dikenal sebagai sosok yang ahli dalam bidang pembinaan latihan AD. Berbagai jabatan dan tempat penugasan telah dijalaninya, mulai dari kesatuan, kotama hingga lembaga pendidikan dan latihan.

          Fachrudin terhormat dan berterima kasih atas berbagai kepercayaan TNI AD kepadanya. Impiannya di dunia militer pada mulanya hanya sebatas menjadi Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam). Impian itu akhirnya terwujud. Setelah menjadi Pangdam Iskandar Muda tercapai, dia merasa kariernya akan berakhir di situ. Namun ternyata dia terus diberi kepercayaan hingga di posisi Wakil KSAD.

          “Saya di Mabesad itu enggak mengira karena saya punya cita-cita hanya Pangdam, setelah pangdam di Aceh tercapai saya kira saya selesai. Dan bersyukur lagi saya jadi Asops bisa mendampingi atau membantu Pak Andika kurang lebih 1 tahun 8 bulan sejak November 2018. Itupun saya kira selesai Asops. Enggak tahunya diberi kesempatan lagi untuk duduk di Wakil KSAD,” ujarnya.

          Fachrudin pun berpamitan dengan Andika dan seluruh perwira yang hadir dalam upacara pelepasan tersebut. Dia meminta maaf jika selama ini ada perilaku, tindakan, ataupun perkataan yang kurang berkenan. Menurutnya, pengabdian yang iklas, tulus tanpa pamrih, serta loyalitas tinggi akan berdampak positif bagi karier seseorang.

          “Selama itu juga mungkin banyak yang kurang tepat, kurang pas, saya mohon maaf apabila selama ini kurang berkenan di hati Bapak. Itu batas kemampuan kami, tapi itu tulus ikhlas saya kerjakan,” ucapnya.

          “Karena saya yakin dan percaya pengabdian yang tulus, ikhlas tanpa pamrih, loyalitas yang tinggi itu akan berdampak kepada karier kita sendiri. Terima kasih Pak Andika, Bu Hetty semuanya. Saya pamit untuk purna cuti sepanjang massa,” ucapnya.

          Upacara tradisi pelepasan mantan Wakil KSAD berjalan dengan haru, sangat terlihat jika hubungan yang terjalin antara KSAD dan M Fachruddin tidak hanya sebatas ikatan pekerjaan. Terlihat jika banyak momen yang telah dilalui bersama yang ditampilkan dalam videotron yang menggambarkan kedekatan emosional begitu terlihat nyata. Q han

Mika Urip

Mika Urip

Tulis Komentar

WhatsApp