International Media

Jumat, 30 September 2022

Jumat, 30 September 2022

Krisis Energi Hantam Eropa, Menara Eiffel Tak Lagi Gemerlap

PARIS(IM) -Walikota Paris Anne Hidalgo akan mengurangi pencahayaan untuk  Menara Eiffel.

Pengurangan pencahayaan itu sebagai bagian dari langkah-langkah penghematan energi di ibukota Prancis, di tengah melonjaknya biaya bahan bakar dan krisis biaya hidup di seluruh Uni Eropa.

Wali Kota Paris Anne Hidalgo akan mempresentasikan rencananya untuk memotong konsumsi energi awal minggu depan.

Pengurangan pencahayaan Menara Eiffel itu dilaporkan majalah Prancis Le Journal du Dimanche pada Sabtu.

Paket kebijakan tersebut dilaporkan termasuk mematikan 336 proyektor yang memberikan simbol utama Paris dan Prancis cahaya keemasan di malam hari, yakni saat 75 menit lebih awal dari biasanya.

Menara Eiffel yang memiliki tinggi 330 meter itu diperkirakan akan gelap pada pukul 23:45 waktu setempat, saat pengunjung terakhir pergi.

“Langkah itu, yang akan diumumkan pada hari Selasa, sebagian besar memiliki nilai simbolis. Kami akan secara signifikan mengurangi waktu pencahayaan menara tanpa mempengaruhi operasinya, tanpa mengganggu pengunjung dan pelanggan restoran,” Jean-Francois Martin, ketua administrasi Society for the Exploitation of the Eiffel Tower (SETE) seperti dikutip pepatah.

Martin menekankan bahwa penghematan energi “tidak akan menjadi fenomenal”, tetapi akan menjadi contoh bagi orang lain.

Pencahayaan monumen pada malam hari, yang dikunjungi oleh lebih dari 20.000 orang per hari itu, dilaporkan menyumbang 4% dari konsumsi energi tahunannya.

Kota-kota lain di seluruh negeri juga mengurangi penerangan malam hari di lokasi-lokasi utama. 

Monumen di Marseille termasuk Istana Pharo akan mematikan lampu lebih awal mulai akhir September, untuk menghemat energi.

Frans Gultom

Komentar

Baca juga