Kopdar ke-51, Fortiber Adakan Doa Bersama untuk KRI Nanggala 402

Prosesi doa bersama untuk kapal selam KRI Nanggala 402 secara agama Islam.

JAKARTA—Keluarga besar Fortiber (Forum Tionghoa Indonesia Bersatu) kembali mengadakan agenda rutinnya yakni Kopdar (Kopi Darat). Kali ini kopdar memasuki periode ke-51 yang dilangsungkan bertepatan dengan bulan suci Ramadhan.

Prosesi doa bersama untuk kapal selam KRI Nanggala 402 secara agama Buddha.

Meski dikemas secara sederhana dan terbatas karena dalam situasi pandemi Covid-19, namun tak mengurangi suasana keakraban dan kekeluargaan.

Kopdar berlangsung di Rezeki Seafood Pluit, Jalan Pluit Kencana, Jakarta Utara, Rabu (28/4) malam, disertai dengan berbuka puasa bersama Wakil Sekretaris MUI (Majelis Ulama Indonesia) Pusat KH Fakhrurozi dan Ketua DAI Kamtibmas Polda Metro Jaya KH. Tatang Firdaus.

Ketua Umum Fortiber HM Anda Hakim menyampaikan kata sambutan.

Tampak hadir di acara tersebut Brigjen TNI (Purn) Junias M.L. Tobing dan Ketua Pembina Yayasan Hemadhiro Bhante Khanid.

Edy Suwanto, Anda Hakim, Bhante Kanid, Leo Putra Loka dan Usman Po.
Usman Po, Bachtiar, Sunarto, Edy Suwanto, Anda Hakim, Bhante Khanid, Leo Putra Loka, Sanjaya Halim, Romo Asun, Achai dan Bong Lucas.

Ketua Umum Fortiber Anda Hakim mengatakan Fortiber ini suatu organisasi yang selama ini bergelut di bidang sosial kemasyarakatan.

“Kita ini (Fortiber) lebih fokus untuk sosial di masyarakat dan juga keagamaan,” kata Anda Hakim di lokasi.

Dia pun berharap, anggota Fortiber saling bekerja sama dalam membangun bangsa Indonesia.

Pengurus dan anggota Fortiber berfoto bersama.

Selain dengan ramah tamah, Kopdar tersebut juga diisi dengan doa bersama untuk kapal selam KRI Nanggala 402.

Doa bersama ini diadakan sebagai bentuk kepedulian dan sebagai rasa duka dan bela rasa bagi awak kapal selam yang gugur. Doa dilangsungkan secara agama Islam yang dipimpin oleh KH Fakhrurozi dan secara agama Buddha yang dipimpin oleh Bhante Khanid. ***

Sukris Priatmo

Sukris Priatmo

Tulis Komentar

WhatsApp