Konjen Zhu Xinglong Hadiri Peresmian Tourism Confucius Institute Udayana University

Konjen Zhu Xinglong.

DENPASAR–Universitas Udayana Bali bersama Nanchang University dan Nanchang Normal University Kamis (8/4) lalu meresmikan Pendirian Tourism Confucius Institute Udayana University.

Konjen Zhu Xinglong (tengah) bersama Rektor Universitas Udayana Prof. Dr. dr. A.A. Raka Sudewi (kanan) dan perwakilan Putera meresmikan Tourism Confucius Institute Udayana University.

Hadir dalam prosesi peresmian Konsul Jenderal Tiongkok di Denpasar Zhu Xinglong, Wagub  Bali  Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, Rektor Universitas Udayana Prof. Dr. dr. A.A. Raka Sudewi.

Para tokoh yang hadir berfoto bersama.

Wakil Ketua Dewan Pengurus sekaligus Sekjen Chinese International Education Foundation Zhao Lingshan, pimpinan Kantor Pendidikan Provinsi Jiangxi, Nanchang University, Nanchang Normal University dan Direktur PBM Universitas Udayana pihak Tiongkok Tao Xianguang  dan tokoh lainnya ikut serta dalam even tersebut secara daring.

Konjen Zhu Xinglong menandatangani prasasti Tourism Confucius Institute Udayana University.

Dalam pidatonya, Konjen Zhu Xinglong mengucapkan selamat atas berdirinya Confucius Institute di Universitas Udayana.

Dia mengatakan ini adalah hasil penting dari kerjasama antara perguruan tinggi di Tiongkok dengan Provinsi Bali.

Konjen Zhu Xinglong  dan Kepala Dinas Pariwisata Bali Gus Agung secara singkat membahas pariwisata pulau Bali.

“Hubungan Tiongkok-Indonesia semakin matang dari hari ke hari setelah 70 tahun, kerjasama strategis antara kedua negara semakin erat serta interaksi humaniora “Belt and Road” juga sedang naik daun,” ujarnya.

Saat ini, ada puluhan ribu pelajar Indonesia yang belajar di Tiongkok. Dan Tiongkok sudah menjadi negara tujuan studi luar negeri terbesar kedua di Indonesia.

Provinsi Bali kaya akan sumber daya pariwisata dan menjadi salah satu destinasi paling populer bagi warga Tiongkok yang berwisata ke luar negeri.

Pendirian Tourism Confucius Institute Udayana University merupakan saat yang tepat untuk membina tenaga professional bahasa Tionghoa dan Pariwisata. Diharapkan Tourism Confucius Institute Udayana University akan membuka jendela bagi rakyat Indonesia untuk memahami budaya dan masyarakat Tiongkok sekaligus membina lebih banyak duta rakyat untuk melayani ekonomi lokal serta meningkatkan persahabatan antara kedua negara.

Konjen Zhu Xinglong didampingi Direktur Tourism Confucius Institute Udayana University Sendra meninjau ruang kelas.

Konjen Tiongkok di Denpasar akan terus mendukung terselenggaranya interaksi budaya dan pendidikan antar daerah kedua negara. Sekaligus mendorong hubungan bilateral Tiongkok-Indonesia ke tingkat yang baru.

Universitas Udayana adalah salah satu institusi perguruan tinggi ternama Indonesia yang termasuk dalam jajaran universitas terbaik di kawasan timur Indonesia. Universitas Udayana telah menjalin hubungan kerjasama dengan banyak perguruan tinggi di Tiongkok, dan secara berturut-turut mendirikan Pusat Pelatihan Bahasa Tionghoa dan Pariwisata serta Institut Penelitian Lintas Budaya Tiongkok-ASEAN.

Sejak berdirinya Konsulat Jenderal Tiongkok di Denpasar, Konsulat Jenderal Tiongkok di Denpasar telah menjalin kerja sama dengan Universitas Udayana. Juga telah menyelenggarakan sejumlah pelatihan bahasa Mandarin untuk personel bea cukai, imigrasi, polisi dan rumah sakit lokal. idn/din

Sukris Priatmo

Sukris Priatmo

Tulis Komentar

WhatsApp