Monday, 06 February 2023

Monday, 06 February 2023

Konjen Tiongkok di Medan Selenggarakan Pelantikan dan Seminar Pelatihan Relawan Bantuan Konsuler

1. Konjen Zhang Min (kedua dari kanan), Wakil Konjen Xu Chunjuan, Direktur Urusan Konsuler Zhao Kunpeng dan Atase Konsuler Jiang Jiawen dalam pelantikan dan seminar pelatihan relawan bantuan konsuler.

MEDAN—Konsulat Jenderal Tiongkok di Medan, Kamis (22/12) lalu menyelenggarakan pelantikan dan seminar pelatihan relawan bantuan konsuler. Konsul Jenderal Zhang Min hadir dan menyampaikan pidato.

Sementara Wakil Konjen Xu Chunjuan memimpin rapat tersebut. Direktur Urusan Konsuler Konsul Zhao Kunpeng, Atase Konsuler Jiang Jiawen serta relawan bantuan konsuler dari 10 provinsi wilayah konsuler.

         Konjen Zhang Min mengucapkan terima kasih kepada para relawan bantuan konsuler atas peran aktif mereka dalam perlindungan dan bantuan kekonsuleran.

Dia juga menjelaskan mengenai perkembangan hubungan bilateral Tiongkok-Indonesia serta Kongres Nasional ke-20 Partai Komunis Tiongkok.

Dia mengatakan, dalam beberapa tahun terakhir, di bawah kepemimpinan strategis kedua kepala negara, kemitraan strategis komprehensif Tiongkok-Indonesia terus diperdalam.

Suasana pelantikan dan seminar pelatihan relawan bantuan konsuler yang diselenggarakan Konjen Tiongkok di Medan.

Pada Juli lalu, Presiden Joko Widodo sukses melakukan kunjungan ke Tiongkok memenuhi undangan Presiden Xi Jinping, dan kedua belah pihak menetapkan arah umum pembangunan bersama komunitas masa depan bersama Tiongkok-Indonesia.

Pada November lalu, kedua kepala negara mengadakan pertemuan di Bali. Dan kedua belah pihak mengeluarkan pernyataan bersama dan menandatangani rencana aksi lima tahun kedepan bagi kemitraan strategis komprehensif, sekaligus lebih mengkonsolidasikan konsensus penting untuk bersama membangun komunitas masa depan bersama Tiongkok-Indonesia.

Kedua kepala negara bertemu dua kali setahun, dan telah mencerminkan ketinggaian level dan kekhasan hubungan Tiongkok-Indonesia.

Belum lama ini, Kongres Nasional Partai Komunis Tiongkok ke-20 sukses digelar. Ini adalah sebuah pertemuan penting yang diadakan pada momen krusial ketika Partai Komunis Tiongkok memimpin rakyat Tiongkok bergerak menuju target 100 tahun kedua.

Untuk menyusun cetak biru perkembangan Tiongkok lima tahun ke depan hingga waktu yang lebih lama lagi. Hal ini juga akan membuka prospek yang lebih luas bagi perkembangan hubungan Tiongkok-Indonesia.

Konjen Zhang Min menekankan bahwa Kementerian Luar Negeri Tiongkok serta Kedubes dan Konjen Tiongkok di luar negeri selalu menjunjung tinggi filosofi pembangunan “berpusat pada rakyat”, secara aktif mempraktikkan konsep “mendahulukan rakyat dan diplomasi untuk rakyat”, dan terus memperkuat peringatan dini risiko keamanan luar negeri dan perlindungan kekonsuleran.

Konjen Tiongkok di Medan akan melakukan tugasnya dengan baik dalam perlindungan konsuler seperti sebelumnya. Sekaligus melindungi keamanan serta hak dan  kepentingan legal warga negara Tiongkok dan perusahaan Tiongkok di wilayah konsuler.

Relawan bantuan konsuler diharapkan terus mengedepankan semangat “senasib sepenanggungan dan saling bantu”, sepenuhnya mengembangkan keunggulan keakraban dengan lingkungan, jaringan yang luas.  

Sambil melindungi diri sendiri dengan baik juga bekerja sama secara aktif dengan Konsulat Jenderal Tiongkok di Medan dalam pekerjaan terkait.

Perwakilan relawan bantuan konsuler berbagi pengalaman dalam membantu penanganan kasus perlindungan konsuler dengan berdasarkan pengalaman mereka sendiri.

Dia menyatakan  relawan bantuan konsuler memiliki tanggung jawab yang besar dan misi yang mulia. Dan bersedia untuk terus bekerja sama secara aktif dan membantu penuh Konjen Tiongkok di Medan dalam sosialisasi preventif perlindungan kekonsuleran serta penanganan kasus-kasus darurat perlindungan kekonsuleran.

Untuk berkontribusi pada peningkatan interaksi persahabatan dan kerja sama pragmatis antara Tiongkok dan Indonesia.

Dalam rangka pelatihan dan interaksi, Atase Konsuler Jiang Jiawen dari Kantor Urusan Konsuler Kemenlu Tiongkok menjelaskan tugas dasar dan hal yang harus diperhatikan dalam tindakan pencegahan perlindungan dan bantuan konsuler.

Selain itu juga menjelaskan kasus perlindungan konsuler umum di wilayah konsuler. idn/din

Sukris Priatmo

Berita Terbaru

Baca juga:

Follow International Media