Komandan Operasi KBB Ngalum Kupel Tewas Ditembak Aparat Gabungan TNI-Polri

Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua.

JAYA PURA – Seorang anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) tewas ditembak aparat gabungan TNI-Polri saat terjadi kontak senjata

di kawasan Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang.

“Kontak tembak antara personel gabungan TNI-Polri dan KKB yang menewaskan 1 anggota KKB dan 2 terluka,” kata Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ahmad Musthofa Kamal dalam keterangan tertulis, Jumat (17/9).

Dikatakan Kamal, anggota teroris KKB Papua yang meninggal dunia itu bernama Elly M Bidana. Ia disebut-sebut sebagai Komandan Operasi KKB Ngalum-Kupel Pimpinan Lamek Taplo.

Dalam hal ini, kontak tembak itu terjadi saat aparat melakukan penyisiran di Distrik Kiwirok pasca aksi pembakaran dan penembakan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir di wilayah tersebut.

Setelah tewas tertembak, kata Kamal, Elly berhasil dievakuasi dan dibawa oleh KKB sehingga jenazahnya belum ditemukan.

“Hingga saat ini Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Ngalum-Kupel pimpinan Lamek Taplo masih berada di Distrik Kiwirok Kabupaten Pegunungan Bintang,” ujar Kamal.

Kamal mengatakan, kelompok Lamek Taplo merupakan pihak yang bertanggung jawab atas insiden pembakaran sejumlah fasilitas publik berupa kantor distrik, puskesmas, sekolah, bank, hingga rumah warga di kawasan Kiwirok dan Okhika.

Menurut dia, wilayah Kabupaten Bintang masih belum memiliki pengamanan yang maksimal. Pasalnya, kata dia, hanya terdapat enam pos polisi di lokasi dengan luas wilayah 15.86 Km dan terbagi atas 34 Distrik.

“Diantaranya tiga Polsek dan tiga Polsubsektor, tentu pelayanan belum maksimal yang rasakan oleh warga di Kabupaten Pegunungan Bintang,” ucapnya. Namun demikian, Kamal memastikan bahwa Distrik Kiwirok sudah dalam keadaan yang kondusif pasca-kontak senjata.***

Osmar Siahaan

Osmar Siahaan

Tulis Komentar

WhatsApp