International Media

Senin, 8 Agustus 2022

Senin, 8 Agustus 2022

Ketum PSMTI Beraudiensi dengan Ketum PMI, Siap Berkolaborasi untuk Gelar Aksi Sosial

Wilianto Tanta menyerahkan cenderamata ke Jusuf Kalla.

JAKARTA—Ketua Umum PSMTI (Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia) Wilianto Tanta, Selasa (26/7) lalu beraudiensi dengan Ketua Umum PMI (Palang Merah Indonesia) Jusuf Kalla, di kediaman Jusuf Kalla, di Jalan Brawijaya, Jakarta Selatan.  

         Dalam kesempatan itu, Wilianto Tanta menyatakan PSMTI siap menjalin kerja sama dalam gerakan sosial donor darah dengan PMI.

         Wilianto Tanta mengatakan Jusuf Kalla mendorong agar segera dibuatkan MoU antara PSMTI dan PMI. Agar kegiatan sosial tersebut berjalan dengan lancar.

         “Beliau tadi mendorong agar segera dibuat MoU. Agar semua berjalan lancar. Rencananya pada Agustus ini,” kata Wilianto Tanta.

         Wilianto Tanta mengatakan PSMTI merupakan paguyuban yang pada dasarnya melakukan kegiatan-kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat. Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia ini juga tersebar di berbagai daerah, tepatnya di 31 provinsi dan 300 kabupaten/kota.

Ketum PMI Jusuf Kalla berfoto bersama Ketum PSMTI Wilianto Tanta.

         “Jadi kita di paguyuban ini bukan hanya melakukan donor darah saja. Tetapi termasuk kegiatan sosial saat bencana dan vaksinasi. Pendanaan paguyuban dari anggota dan CSR,” imbuhnya.

Dulunya PSMTI melakukan gerakan sosial donor darah setahun sekali, yakni saat bulan Ramadhan saja. Untuk memenuhi stok darah nasional di saat umat muslim berpuasa. Namun pada tahun ini, PSMTI berencana untuk melakukan kegiatan donor darah 2 kali.

         Donor darah kedua rencananya akan dilaksanakan pada 17 September. Bertepatan dengan hari ulang tahun PMI yang berdekatan dengan hari ulang tahun PSMTI.

         “Menurut rencana pada tanggal 17 September. Saat ulang tahun PMI yang berdekatan dengan ulang tahun PSMTI. Kita PSMTI pada 28 September dan PMI 17 September. Sehingga kita mau bikin gerakan nasional pada tanggal 17 nanti,” ujarnya.

Namun, sesuai saran Ketua Umum PMI Jusuf Kalla, donor darah PSMTI kedepannya akan dilakukan secara rutin dan tidak serentak. Sebab masa kadaluarsa darah yang hanya 1 bulan.

         “Pak JK menyampaikan kalau bisa (donor darah) jangan satu tahun sekali. Kalau bisa rutin. Karena stok darah dibutuhkan banyak. Tapi juga jangan serentak, karena kalau darah over itu juga bisa rusak, expired,” ujarnya.

         Kedepan PMI dan PSMTI akan melakukan kerja sama dalam hal kebencanaan, termasuk pelatihan pertolongan pertama saat terjadi bencana.

         Selain Wilianto Tanta, tokoh yang hadir antara lain Waketum Dept. Sosial PSMTI Pusat Lusiana Oey, Waketum Dept. Humas Dr Rudi Rusdiah, Waka Dept. Sosial PSMTI Pusat /Kalbar Sakimin (Aming), Waketum Dept. Hukum HAM & Advokasi PSMTI Pusat/Jabar Dr Djoni Toat SH.MM, Waka Dept Sosial PSMTI Pusat/Sumsel Rusmiati Zhen, Ka Dept. Media Cetak & Jurnalistik PSMTI Pusat Lim Sjin Phen, Wasekum PSMTI Pusat Eric Fernando MSi, Wasekum PSMTI Pusat Sudiono Chung dan Waketum Hubungan Antar Lembaga PSMTI Pusat Taufik.

Hadir pula dari pengurus pusat PMI Wakil Ketua Bidang Kesehatan Dr Linda Lukitari Waseso dan Wakil Bendahara PMI Pusat Dwi Hartanto. idn/din

Sukris Priatmo

Komentar

Baca juga