Kekurangan Stok, Vaksinasi Korona di Kab. Tangerang Baru Capai 2%

Ilustrasi Vaksin.

TANGERANG– Jumlah masyarakat yang sudah divaksin Covid-19 di Kabupaten Tangerang, Banten hingga saat ini baru mencapai 2 persen, atau sekitar hampir 70 ribu jiwa. Padahal, total keseluruhan masyarakat di wilayah tersebut hampir mencapai 4 juta jiwa.

Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar mengatakan bahwa hal tersebut dikarenakan adanya keterbatasan pasokan vaksin dari pemerintah pusat. Saat ini, jumlah massa yang sudah divaksin belum memenuhi target vaksinasi tahap pertama.

“Jumlah penduduk di Kabupaten Tangerang hampir 4 juta jiwa, kebutuhan kita pada tahap pertama 160 ribu jiwa untuk tahap pertama, baru setengahnya saat ini yang kita terima,” jelas Zaki pada Jumat (16/4).

Meskipun begitu, Zaki mengakui ada perubahan yang cukup signifikan setelah masyarakat mendapat vaksin Covid-19. Grafik kasus Covid-19 di Kabupaten Tangerang sudah menunjukkan adanya penurunan

“Jumlah tersebut termasuk vaksinasi yang diberikan kepada tenaga medis, pelayan publik, hingga lansia. Dan sudah menunjukkan adanya penurunan kasus Covid-19 di Kabupaten Tangerang,” ujar Zaki.

Zaki juga mengungkapkan bahwa Menteri Kesehatan sudah mengingatkan pemerintah daerah akan ada kekurangan stok vaksin Covid-19 di bulan April hingga Juni 2021. Untuk saat ini, pihaknya akan memaksimalkan pemberian vaksin yang sudah didapat agar dapat mendekati target yang telah dibuat.

“Kita coba semaksimal mungkin agar paling tidak target masyarakat prioritas 80 sampai 90 persen bisa terpenuhi,” jelasnya. ***

Prayan Purba

Prayan Purba

Tulis Komentar

WhatsApp