KBB Gerakkan UMKM Melalui Event Pariwisata Sport Tourism

Pembukaan Bandung Barat Triathlon" yang digelar di Parahyangan Golf, Kota Baru Parahyangan, KBB, JawaBarat, Minggu (14/3).

BANDUNG BARAT- Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) mendukung pengembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) melalui event pariwisata. Langkah ini diharapkan bisa mempercepat recovery ekonomi di tengah pandemi Covid-19.
Salah satu event yang digelar untuk meningkatkan pariwisata adalah kegiatan wisata olahraga (sport tourism) pada event “Bandung Barat Triathlon” yang digelar di Parahyangan Golf, Kota Baru Parahyangan, Minggu (14/3).
Kegiatan ini dihadiri oleh beberapa tokoh publik, di antaranya Gubernur Jabar, Ridwan Kamil beserta istri, Atalia Kamil, Wali Kota Bogor, Bima Arya, Wabup Bandung, Sahrul Gunawan, Wabup Indramayu, Lucky Hakim, dan artis Ibukota Raffi Ahmad.
Wakil Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan Hengky menjelaskan, pandemi Covid -19 yang berlangsung hampir dua tahun ini berimbas pada event yang harus ditunda. Sehingga perlu upaya konkret, untuk kembali menggerakkannya, dengan tetap menjaga protokol kesehatan.
“Event banyak terpending karena pandemi Covid -19 dan ini adalah kegiatan yang pertama setelah pihak berwajib mengizinkan kegiatan kebudayaan dan olahraga boleh diselenggarakan,” katanya.
Menurut dia, ada tiga olahraga yang pada kegiatan Bandung Barat Triathlon, yaitu sepeda, lari dan diakhiri dengan bermain golf. Oleh karena itu, kegiatan tersebut menjadi salah satu even yang luar biasa.

“Kita lebih mempromosikan Sport Tourismnya di KBB. Tadi itu peserta melakukan olahraga sepeda sepanjang 20 KM, lari 5 KM dilanjutkan bermain Golf 18 Hole,” jelasnya.
Sebagai bentuk kepeduliannya terhadap UMKM Bandung Barat, Hengky mengaku memesan jersey dan tas sebanyak masing-masing 200 buah dari pelaku UMKM KBB. Selain itu juga dihadirkan pelaku UMKM.
“Saya secara pribadi menyumbang uang senilai Rp75 juta dan pembuatan tas serta jersey asli produk Bandung Barat. Sementara itu pelaku UMKM di bidang kuliner kita sediakan Pucuk Coolinary sekaligus kita borong senilai Rp25 juta,” katanya.
Hengky menegaskan, event Bandung Barat Triathlon ini menerapkan protokol kesehatan Covid -19 dengan ketat. Hal itu dilakukan sebagai upaya meminimalisir penyebaran Covid -19. “Peserta kita batasi sebanyak 30 orang dan sebelum mengikuti kegiatan ini kita wajibkan untuk melakukan rapid test antigen terlebih untuk memastikan kesehatan dalam kondisi baik,” katanya.
Kegiatan yang bersifat promosi bagi Kabupaten Bandung Barat ini menjadi titik awal bangkitnya perekonomian masyarakat usai dihantam pandemi Covid -19 yang berimbas pada seluruh sektor ekonomi. “Mudah-mudahan ikhtiar ini sesuai dengan harapan kita semua. Pandemi Covid -19 berakhir dan seluruh aktivitas kita kembali normal seperti sedia kala,” katanya. ***

Prayan Purba

Prayan Purba

Tulis Komentar

WhatsApp