Kawanan Monyet Liar Berkeliaran di Rumah Warga

Monyet liar hinggap di salah satu rumah warga Desa Cikareo, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang.

TANGERANG- Kawanan monyet liar masih berkeliaran di rumah warga dan sekolah di Kampung Cireundeu, Desa Cikareo, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang.

Monyet liar itu hinggap ke atap rumah-rumah warga dan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Desa Cikareo, hingga Senin (3/5).

Kepala SDN 1 Desa Cikareo, Supendi mengatakan, saat ini monyet liar itu belum berhasil ditangkap. Mereka masih berkeliaran di rumah warga dan sekolah.

“Sejauh ini belum ada monyet yang berhasil tertangkap. Monyet (liar) itu masih berkeliaran di sekitaran wilayah sini,” ujarnya, Senin (3/5).

Supendi menuturkan, monyet liar itu berkeliaran dari satu tempat ke tempat lain. Mereka selalu hinggap ke genteng rumah maupun sekolah.

Monyet-monyet itu dengan beringasnya berkeliaran dan merusak genteng SDN 1 Cikareo, kecamatan Solear, hingga pada bocor.

“Monyet itu sebenarnya lapar, makanya berkeliaran sampai ke sini. Namun jujur saja, saya kesal karena akibat ulah monyet itu genteng sekolah dirusak,” ungkapnya.

Dilanjutkannya, monyet liar itu merusak genteng dan bahkan melemparnya. Hal ini membuat genteng sekolahan menjadi bocor.

“Ada beberapa titik genteng yang dibetulkan karena dirusak sama monyet itu. Soalnya imbasnya menjadi bocor,” paparnya.

Dia menuturkan, monyet liar itu berasal dari wisata religi makam kramat Solear. Mereka keluar dari tempat itu dan hinggap ke rumah warga dan sekolah.

“Monyet liar tersebut awal pertama kali muncul sejak tahun 2019. Merekahinggap ke pohon-pohon bambu dekat rumah warga. Mereka dari kramat Solear. Tapi mereka sempat pergi dan akhirnya balik lagi ke sini,” sebutnya.

Supendi menduga, monyet tersebut keluar dari wisata religi makam kramat Solear akibat kekurangan pakan. Terlebih jumlah mereka semakin banyak.

“Monyet itu berkeliaran keluar dari tempat wisata religi itu karena perut kosong,” tandasnya.

Dari pantauan di lokasi, monyet liar itu beberapa ekor masih berkeliaran di rumah warga dan sekolah.

Namun mereka kerap berpindah-pindah tempat dengan meloncat ke genteng rumah dan sekolah. Hingga saat ini, sekitar tujuh personel BPBD Kabupaten Tangerang dikerahkan untuk menangkap mereka. ***

Prayan Purba

Prayan Purba

Tulis Komentar

WhatsApp