Kapolda NTT Terobos Wilayah Terisolasi dengan Motor untuk Salurkan Bantuan ke Korban Bencana

Kapolda NTT Irjen Lotharia Latif naik motor hingga 30 Km untuk salurkan bantuan bagi korban bencana di daerah terisolsi di NTT.

FLORES TIMUR – Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT), Irjen Lotharia Latif, naik motor untuk menyalurkan bantuan kepada korban bencana di Kecamatan Adonara Timur dan Ile Boleng, Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur.

Hal itu dilakukan karena akses jalan di wilayah tersebut lumpuh total. Sejumlah ruas jalan putus terutama di sekitar Kelurahan Waiwerang, Desa Nelalemadike dan Desa Lamalaka tergerus banjir. Jembatan pun putus sehingga warga membangun jembatan darurat yang hanya bisa dilalui pejalan kaki.

Menariknya, motor yang dikendarai sang jenderal adalah sewaan dari tukang ojek.

Kapolda mengendarai sendiri sepeda motor Honda Beat yang disewa dari warga di Kelurahan Waiwerang.

Dengan membonceng ajudannya, Kapolda NTT membawa serta bantuan kemanusiaan. Kapolda membawa bantuan bahan makanan, alas tidur, terpal, obat-obatan, masker, handsanitizer, vitamin dan perlengkapan tidur.

Kabid Humas Polda NTT, Kombes Rishian Krisna Budhiaswanto dan Kapolres Flores Timur, AKBP I Gusti Putu Suka Arsa serta Dandim 1624/Flores Timur, Letkol Imanda juga masing-masing naik sepeda motor sewaan untuk mengantar bantuan kemanusiaan.

Kapolda harus menempuh perjalanan sekitar 30 kilometer hingga Desa Nelalemadike.

Kapolda menemui warga di Desa Nelalemadike dan memantau kawasan paling parah yang luluh lantak karena terjangan banjir bandang. Kapolda juga menemui kepala desa Nelalemadike, Pius Pedang Malai dan meninjau rumah warga yang sudah rata dengan tanah.

Kapolda pun meninjau dapur umum dan posko kesehatan serta memberikan penguatan dan semangat kepada petugas kesehatan, relawan dan petugas Basarnas.

Sementara kepada warga yang kehilangan tempat tinggal, Kapolda NTT menyebutkan kalau kehadiran Polri dan TNI merupakan bukti kehadiran negara membantu masyarakat yang terkena musibah dan bencana alam.

“Kami terpaksa menembus desa ini dengan sarana ojek sambil membawa bantuan meringankan beban masyarakat,” ujar Kapolda NTT, Rabu (7/4).

Pihaknya juga bergerak cepat menyalurkan bantuan. Untuk memaksimalkan distribusi bantuan, Polri menyiapkan 2 pesawat dan 1 kapal laut untuk distribusi logistik dan personil dari Larantuka ke Pulau Adonara.

Bantuan kemanusiaan ini ditampung sementara di Pelabuhan Waiwerang dan didistribusikan secara bertahap.

Kapolda juga akan menambah bantuan logistik dan personil Polri membantu pemulihan bagi masyarakat.

Di sisi lain, Polri dan TNI membantu proses evakuasi warga di daerah bencana dan membantu pencarian korban hilang.

Kapolda NTT juga menyarankan proses relokasi warga di lokasi bencana karena lokasi saat ini sudah tidak memungkinkan untuk ditempati.

Untuk pemulihan infrastruktur, Kapolda NTT juga segera berkoordinasi dengan pemerintah untuk tambahan alat berat guna membangun jalan dan jembatan. Saat ini di lokasi bencana baru ada satu ekskavator yang membantu memindahkan material batuan, lumpur dan pasir yang menimbun pemukiman warga. Di Desa Nelelamadike juga dibangun 3 dapur umum dan posko untuk pelayanan kesehatan.***

Osmar Siahaan

Osmar Siahaan

Tulis Komentar

WhatsApp