Kapolda Aceh Terjun Langsung ke Lokasi Karhutla

Kapolda Aceh Irjen Pol Wahyu Widada, dan rombongan meninjau langsung dua titik api kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Aceh Barat dan Nagan Raya, Selasa (2/3).

ACEH -Kapolda Aceh Irjen Pol Wahyu Widada, meninjau langsung dua titik api kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Aceh Barat dan Nagan Raya, Selasa (2/3).

“Kapolda yang terbang menggunakan helikopter dari Mapolda Aceh pagi tadi dan saat mendarat di Aceh Barat tepatnya di lapangan bola kaki Batalyon 116 GS disambut Kapolres Aceh Barat, Danyon 116 GS dan Dandim 0105 Aceh Barat, “ ujar Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Winardy dalam keterangan tertulisnya.

Irjen Pol Wahyu Widada bersama rombongan langsung menuju lokasi titik api di Desa Peunaga Cut Ujung Kecamatan Merbo. Setiba di lokasi Kapolda disambut Bupati Aceh Barat Ramli MS.

“Di lokasi itu, Kapolda menyampaikan arahan dan petunjuk kepada Muspida setempat serta sejumlah personel gabungan dari TNI, Polri dan BPBD yang bertugas memadamkan api, “ kata Winardy.

Dalam arahannya, Wahyu Widada, menjelaskan  bahwa proses pemadaman di lahan gambut harus terus disiram walaupun api sudah padam. Karena lahan gambut harus didinginkan secara terus menerus.

“Sehingga tidak akan timbul api kembali dan saat ini lokasi yang sudah berhasil dipadamkan adalah sekira 85 persen,” ujar Winardy, menirukan ucapan Kapolda.

Setelah itu, Kapolda bersama rombongan melanjutkan ke lokasi titik api di Desa Suak Puntung, Kecamatan Kuala Pesisir, Nagan Raya, dan disambut Bupati Nagan Raya H. M. Jamin Idham, serta pejabat Forkopimda setempat.

“Di lokasi itu, Kapolda juga menyampaikan arahan dan petunjuk kepada petugas pemadam kebakaran di titik api tersebut, diantaranya mengimbau kepada kita semua untuk sama-sama mencegah terjadinya Karhutla dengan tidak membakar lahan saat membuka lahan tersebut, sebut Kabid Humas.

Kapolda juga meminta BPBD Nagan Raya untuk memberikan bantuan mesin robin dalam rangka membantu penanganan Karhutla di lokasi itu.

“Kapolda juga mengajak PLTU 3 dan 4 untuk berkolaborasi memadamkan api dengan memberikan bantuan mesin robin dan pompa air untuk penanganan Karhutla oleh tim gabungan,” ujarnya.

Sejumlah alat yang digunakan petugas dalam melakukan pemadaman titik api di lokasi itu, dengan menggunakan, 1 mobil damkar BPBD Aceh Barat, 2 unit mobil ERT milik PT mifa Bersaudara, 2 unit mesin kohler (robin) milik BPBD Aceh Barat, 1 unit mesin apung milik KPH, 5 unit tas penyiram air milik KPH, 2 unit alat pemadam titik api milik KPH, 2 unit mobil watet canon Sat Sabhara Polres Aceh Barat dan selang air serta peralatan lainnya.***

Osmar Siahaan

Osmar Siahaan

Tulis Komentar

WhatsApp