Juventus Begitu Mengecewakan Musim Ini

Pemain Juventus. (Foto ist)

TURIN – Kiprah Juventus sejauh ini masih jauh dari kata menggembirakan. Sentuhan Andrea Pirlo belum berdampak apa-apa. Tidak heran, jika ada yang mengatakan, Juventus begitu mengecewakan musim ini.

Juventus bisa saja gagal meraih scudetto kesepuluh secara beruntun. Si Nyonya Tua saat ini tertinggal 10 poin dari Inter Milan selaku pemuncak klasemen Liga Italia.

Sebelumnya, Juventus juga sudah gagal bertahan di Liga Champions. Bianconeri didepak oleh Porto pada babak 16 besar, padahal ajang tersebut adalah target utama klub.

Salah satu punggawa Juventus,  Dejan Kulusevski menyebut ini adalah musim yang mengecewakan. “Ini musim yang mengecewakan. Kami harus selalu memulai musim dengan target memenangi gelar,” kata Kulusevski seperti dikutip dari Football Italia.

Terembus kabar,  suasana internal Juventus saat ini sedang tidak kondusif. Puncaknya saat Juventus dikalahkan Benevento 0-1 di ajang Liga Italia.

 “Kami harus bermain lebih baik dan mendapatkan hasil yang lebih baik. Tidak ada suasana yang kami inginkan. Beberapa hari memang rumit, tetapi saat itulah juara sejati muncul. Saat itulah Anda harus bekerja lebih keras. Setiap orang harus melakukan yang lebih baik,” kata winger asal Swedia itu.

Di tengah situasi yang tidak memuaskan ini,   bintang Juventus Cristiano Ronaldo dispekulasikan bakal kembali ke Real Madrid.

Kontrak Ronaldo di Juventus bakal habis pada 30 Juni 2022. Dia sudah menjalani musim ketiganya bersama Bianconeri sejak didatangkan dari Real Madrid sekitar seharga 100 juta Euro.

Harga yang cukup besar dikeluarkan Juventus belum memberi dampak besar. Bersama Ronaldo, Juventus malah cuma mampu memenangi scudetto dan Piala Super Italia.

Laju Juventus di Liga Champions juga malah terus menurun. Padahal, menjadi yang terbaik di pentas Eropa adalah tujuan utama Juventus dalam mendatangkan Ronaldo.

Bagi Kulusevski,  soal CR7 bukan menjadi fokus utama klub. “Sekarang kami tidak bisa fokus pada itu (rumor Ronaldo). Kami akan lihat apa yang terjadi,” kata Kulusevski.

Ia juga menjelaskan situasinya di musim pertama bersama Juventus. Dia mengaku kesulitan karena terus dimainkan dalam posisi yang berbeda-beda.

“Tidak mudah bergabung dengan Juventus pada usia 20 tahun. Segalanya baru bagi saya. Saya sedikit kesulitan, tetapi saya meningkat bahkan jika saya tahu itu akan membutuhkan waktu. Sudah banyak perubahan dan saya tidak terbiasa dengan itu. Saya telah mengubah peran saya berkali-kali, tetapi saya merasa saya dekat dengan tempat yang saya inginkan,”  kata Kulusevski.

Ronaldo sendiri baru-baru ini dikabarkan meminta  timnya mendatangkan dua pemain baru demi hasil yang lebih baik musim depan.  Ia disebut meminta Juventus merekrut penyerang yang setidaknya setara Karim Benzema.

Ronaldo juga disebut menginginkan pemain baru di lini tengah. Dia berharap Juventus bisa mendatangkan seorang playmaker yang mampu memberinya assist-assist.

La Gazzetta dello Sport juga melaporkan kalau agen Ronaldo, Jorge Mendes, akan bertemu dengan Juventus untuk membicarakan masa depan kliennya itu. Pertemuan itu dikabarkan akan diadakan setelah musim 2020/2021 ini usai.

Yang patut disorot tentu sang pelatih. Legenda Juventus Claudio Gentile memprediksi Pirlo bakal dipecat Bianconeri. 

Pirlo mulai melatih Juventus awal musim ini menggantikan posisi yang ditinggalkan oleh Maurizio Sarri. Keputusan Si Nyonya Tua ini terbilang berani karena pria 41 tahun tersebut tak punya pengalaman melatih klub sebelumnya.

 Perjudian Juventus ini berbuah kurang baik. Bianconeri yang berstatus sebagai penguasa Serie A dalam sembilan musim terakhir terseok-seok bersama Pirlo.

“Faktanya sudah jelas dan cukup. Juventus biasanya melakukan sedikit revolusi ketika mengalami kegagalan. Tentunya ada kekecewaan. Saya tidak ingin menyalahkan Pirlo, tetapi penting untuk memiliki pengalaman dan tahu cara menangani skuad ini. Mungkin dia belum siap,” ujar Gentile dikutip dari Football Italia. Juventus sendiri langsung dihadapkan dengan laga tricky selepas jeda internasional. Ada duel Derby Turin melawan Torino dan selanjutnya berhadapan dengan Napoli. ***

Vitus Dotohendro Pangul

Vitus Dotohendro Pangul

Tulis Komentar

WhatsApp