International Media

Selasa, 4 Oktober 2022

Selasa, 4 Oktober 2022

Jokpro Berharap Kemesraan Jokowi-Prabowo Dapat Berlanjut Hingga Pilpres 2024

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto melakukan silaturahmi di hari pertama Lebaran ke Yogyakarta dan menemui Presiden Jokowi.

JAKARTA – Komunitas Jokowi-Prabowo (Jokpro) menilai, hubungan presiden dan menteri pertahanan itu makin mesra. Kemesraan itu tampak dari silaturahmi yang terjalin pada hari pertama Idul Fitri 1443 Hijriah di Istana Gedung Agung Yogyakarta, Senin (2/5).

 “Saya berharap hubungan Pak Jokowi dan Pak Prabowo yang makin mesra ini dapat berlanjut hingga 2024 mendatang,” tutur  Sekretars Jenderal Jokpro Timothy Ivan Triyono dalam keterangannya, dikutip pada Rabu (4/5).

Menurut Timothy, Jokowi dan Prabowo cocok untuk berpasangan dalam kontestasi Pilpres 2024.

“Kalau dilanjutkan sebagai capres-cawapres di Pilpres 2024, Indonesia akan aman, damai, dan sejahtera,” katanya.

Tak hanya dalam momen perayaan Lebaran 2022, Timothy menuturkan, kemesraan Jokowi dan Prabowo pun terlihat kala meresmikan Bandara Trunojoyo, Sumenep, Jawa Timur, pada 20 April 2022.

“Keduanya kompak memakai blangkon warna merah khas Madura bernama Udeng Madura,” sebutnya.

Timothy berpandangan bahwa polarisasi tidak akan terjadi jika kedua tokoh itu bersatu dalam Pilpres 2024.

“Tidak akan ada lagi tuh istilah cebong dan kampret. Semuanya bisa kembali fokus membangun bangsa dan negara,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, Jokowi dan Ibu Iriana menerima kedatangan Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto dan putranya, Didit Hediprasetyo, di Gedung Agung, Istana Kepresidenan Yogyakarta, Senin (2/5).

Jokowi mengatakan, dalam pertemuan tersebut tidak ada perbincangan mengenai politik ataupun ekonomi, hanya hal-hal ringan yang dibicarakan. Momen terpenting dalam pertemuan itu, kata Jokowi, yakni bersilaturahmi dan saling bermaafan.

“Tadi kami banyak berbincang-bincang tetapi hal-hal yang ringan-ringan. Bukan politik, ekonomi juga ndak, ringan-ringan semua yang kita bicarakan. Saya rasa yang paling penting sudah saling silaturahmi, dan juga saling bermaafan. Yang paling penting itu,” kata Jokowi.

Sementara itu, Prabowo mengaku mendapatkan kehormatan besar bisa diterima oleh Jokowi dan keluarga pada hari raya Idul Fitri. Menurutnya, sudah menjadi tradisi saat hari pertama Lebaran untuk bersilaturahmi dengan pemimpin. 

“Pada hari Idul Fitri memang sudah tradisi kami hari pertama kita silaturahmi kepada pemimpin kita, kepada presiden kita, dan saya mendapatkan kehormatan diterima pagi hari ini,” ungkap Prabowo.

“Juga tadi Ibu Iriana, kemudian Mas Kaesang menerima kami, saya dan Mas Didit, kemudian kita berbincang-bincang secara ringan. Kita sama-sama cocok tinggal di Bogor,” jelasnya.

Tak hanya berbincang-bincang, pada momen tersebut Kepala Negara juga mengajak Prabowo menyantap hidangan khas Lebaran, salah satunya adalah opor. Prabowo mengungkapkan, dirinya juga menyantap menu lain, yaitu bakso dan tempe bacem.

“Saya tadi makan bakso dan tempe bacem, opor, ada dua macam opornya tadi,” ucap Ketua Umum Partai Gerindra itu. “Terima kasih, Bapak Presiden berkenan menerima kami, kehormatan besar, dan kami optimistis menghadapi tahun yang akan datang ini,” tandasnya.***

Osmar Siahaan

Komentar

Baca juga