Sunday, 19 May 2024

Search

Sunday, 19 May 2024

Search

Jokowi Minta Agar APBN 2023 Fokus Berantas Kemiskinan hingga Stunting

Presiden Joko Widodo. (Foto Biro Pers Sekretarian Presiden).

JAKARTA (IM) – Presiden Joko Widodo (Jokowi) intruksikan agar Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2023 harus fokus digunakan untuk menyelesaikan berbagai program prioritas nasional.

Beberapa di antaranya yakni memberantas stunting, kemiskinan ekstrem, menjaga ketahanan pangan, serta persiapan menjelang pemilihan umum (pemilu).

“APBN 2023 harus fokus menyelesaikan program-program prioritas nasional, baik (menangani) kemiskinan ekstrem, stunting, menjaga ketahanan pangan serta (persiapan) agenda menjelang pemilu (2024),” ujar Jokowi dalam sambutannya pada sidang kabinet paripurna yang membahas APBN di Istana Negara, Jakarta Senin (16/1).

Kepala Negara meminta kementerian agar mendorong transfer ke daerah harus dapat memacu ekonomi di daerah.

“Transfer ke daerah termasuk di dalamnya dana desa itu betul-betul harus disampaikan bahwa ini dana-dana ini harus memberikan dan memacu ekonomi daerah. Jangan sampai dananya di transfer tidak memberikan efek memacu ekonomi di daerah,” tegasnya.

Selain itu, Jokowi juga meminta adanya kesinkronan antara anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD), dengan APBN.

“Artinya singkron dengan prioritas-prioritas nasional yang telah saya kira bolak-balik saya sampaikan terutama yang berkaitan dengan ekonomi kerakyatan, yang berkaitan dengan ekspor, yang berkaitan dengan investasi,” ungkapnya.

Jokowi menyebut bahwa sidang kabinet kali ini adalah sidang kabinet paripurna yang pertama pada 2023

Jokowi pun meminta berbagai capaian ekonomi di 2022 dapat ditingkatkan pada tahun ini, salah satunya menekan besaran inflasi hingga sekecil mungkin. “Saya minta untuk terus dilanjutkan menekan inflasi ini, dan selain dari Bank Indonesia (BI) instrumen moneter di BI juga minta Menteri Dalam Negeri untuk terus melanjutkan agar daerah ikut bersama berpartisipasi menekan inflasi agar bisa kita tekan sekecil mungkin,” ujar Presiden Jokowi. ***

Osmar Siahaan

Berita Terbaru

Baca juga:

Follow International Media