International Media

Selasa, 4 Oktober 2022

Selasa, 4 Oktober 2022

Jelang Hari Raya Idul Fitri, Tzu Chi Bandung Bagikan Paket Cinta Kasih ke Waga di Lima Kelurahan  

Para shijie berfoto bersama di depan sekretariat Yayasan Tzu Chi sebelum membagikan kupon paket cinta kasih.

BANDUNG–Kantor Penghubung Bandung Yayasan Tzu Chi Bandung, Minggu (17/4) lalu menyelenggarakan bakti sosial bertajuk  “Aksi Bersama Bantu Sesama”, di Aula Jing Si Yayasan Tzu Chi Bandung.

Kegiatan yang bekerjasama dengan API Jabar (Asosiasi Pertekstilan Indonesia Jawa Barat) ini membagikan 2.400 paket cinta berisi 10 kg beras, 1 liter minyak goreng dan 20 masker tersebut ke warga lima kelurahan di sekitar sekretariat Yayasan Tzu Chi Bandung (Kelurahan Ciroyom, Warung Muncang, Jamika, Garuda dan Kelurahan Dungus Cariang). Agar warga desa dapat merayakan Hari Raya Idul Fitri dengan penuh kebahagiaan.

KI-KA : Guo Wei Qing, H. Diki Arisandi, Djoni Andhella, Jimmy, Nenking dan Xiao Jiong Zhang.

Pada kenyataannya, banyak relawan Tzu Chi yang dipimpin para shixiong dan shijie telah memverifikasi warga desa mana yang benar-benar miskin dan tidak memperoleh perhatian dari pemerintah atau lembaga setempat lainnya.

Oleh karena itu, sehari sebelum pembagian paket cinta kasih, 176 orang relawan Tzu Chi datang door to door di lima kelurahan tersebut untuk membagikan kupon yang dapat ditukar dengan paket. Sehingga paket cinta kasih bisa tepat sasaran.

Pukul 07.00 pagi, Wakil Ketua Tzu Chi Bandung Djonni Andhella, Nenking, Guo Wei Qing, Xiao Jiong Zhang, Yulistina, Lin Xiu Ling dan tokoh lainnya serta Ketua Asosiasi Pertekstilan Indonesia Jimmy, pengusaha muda Ali, H Diki Arisandi dan tokoh lainnya semuanya datang ke lokasi kegiataan untuk membantu berbagai hal.

Suasana persiapan pembagian paket cinta kasih.

          Karena epidemi belum benar-benar berakhir, semua orang mentaati protokol kesehatan dengan baik serta memakai masker. Untuk menjaga agar tidak terjadi kerumunan, diatur menjadi 500 penduduk desa setiap jamnya untuk menerima paket cinta kasih.

 85 relawan membagikan paket cinta kasih di posnya masing-masing di lokasi kegiatan baksos. Aparat polisi dan petugas keamanan juga bertanggung jawab untuk menjaga ketertiban, sehingga semuanya berjalan dengan tertib. Berjalan lancar hingga kegiatan berakhir.

Saat H. Diki Arisandi ditanya mengapa dia bersedia untuk berpartisipasi dan mendukung kegiatan Tzu Chi? Dia mengatakan, “Saya seorang Muslim, dan beberapa orang mungkin bertanya-tanya tentang keterlibatan saya, tapi saya tidak keberatan dengan apa yang orang lain pikirkan. Saya pikir perbuatan baik Tzu Chi didasarkan pada kemanusiaan, dan kemanusiaan harus lintas agama dan tanpa memandang etnis, jadi saya bergabung dalam kegiatan Yayasan Tzu Chi. Saya sangat senang karena saya dapat membantu orang lain baik secara langsung maupun tidak langsung. Mengulurkan tangan kepada warga kurang mampu dan membutuhkan,  juga sejalan dengan ajaran agama yang saya anut. Ketika saya mampu melakukannya, kenapa tidak?”

Shixiong Djoni Andhella membagikan paket cinta kasih kepada warga desa.

Seorang penduduk desa di Kelurahan Dungus Cariang mengatakan bawah ini pertama kalinya dirinya menerima paket cinta kasih.

“Saya berterima kasih atas perhatian semua pihak, khususnya menjelang Hari Raya Idul Fitri. Ini merupakan bantuan yang amat besar bagi saya. Saya sangat senang. Semoga Allah membalas kebaikan warga Tzu Chi,” ucapnya sambil berlinang air mata.

          Ketika shixiong dan shijie Yayasan Tzu Chi membagikan kupon paket cinta kasih, mereka sangat rendah hati dan sopan sehingga membuat orang menjadi tersentuh.

Suasana pembagian paket cinta kasih.

 Seorang petugas keamanan berkata: “Lihat, warga Tzu Chi sangat istimewa. Mereka tidak hanya membantu penduduk desa mengikat paket cinta kasih agar isinya tak jatuh, tapi setiap kali mereka bertemu dengan penduduk desa yang lanjut usia dan lemah, mereka membantunya membawakan paket cinta kasih dan memegang tangan penduduk tanpa merasa jijik. Mengantarnya hingga ke pintu dan menyerahkannya kepada keluarga.”

Adegan ini membuatnya sangat tersentuh juga kagum dan berharap semoga Tuhan membalas kemurahan hati mereka. idn/din

Sukris Priatmo

Komentar