Jawab Pertanyaan Wartawan Kantor Berita Antara, Wang Yi: 30 Tahun Tiongkok – ASEAN Jalin Hubungan dan Menjadi yang Terdepan dalam Kerja Sama Regional

Suasana konferensi pers bertajuk "Kebijakan Luar Negeri dan Hubungan Luar Negeri Tiongkok".

JAKARTA–Anggota Dewan negara sekaligus Menlu Tiongkok Wang Yi Minggu (7/3) lalu menjawab pertanyaan Tiongkok dan asing dalam konferensi pers bertajuk  “Kebijakan Luar Negeri dan Hubungan Luar Negeri Tiongkok”.

Wartawan Kantor Berita Antara bertanya, Tahun lalu, Tiongkok dan ASEAN adalah mitra dagang terbesar satu sama lain untuk pertama kalinya. Tahun ini menandai peringatan 30 tahun jalinan hubungan dialog antara Tiongkok dan ASEAN. Bulan lalu, anda secara pribadi melakukan kunjungan ke negara ASEAN termasuk Indonesia. Yang sekaligus mengkonsolidasikan kerjasama yang erat antara kedua belah pihak. Hubungan antara Indonesia dan Tiongkok saat ini telah mencapai level tertinggi sejak terjalinnya hubungan diplomatic antara kedua negara.

Menurut Anda, apa pengalaman sukses dalam pengembangan hubungan antara kedua belah pihak? Melihat ke depan, kemana arah hubungan Tiongkok-ASEAN?

          Wang Yi mengatakan 30 tahun lalu, Tiongkok dan ASEAN menjalin hubungan dialog dan sejak itu menjadi yang terdepan dalam kerja sama regional.

Setelah 30 tahun berjalan bersama, Tiongkok dan ASEAN telah membentuk filosofi yang sama tentang solidaritas, saling membantu dan saling memperlakukan secara setara, berbagi suka dan duka serta visi bersama untuk meremajakan Asia dan menciptakan masa depan.

          Tahun lalu, Presiden Xi Jinping untuk pertama kali menghadiri China-ASEAN Expo. Sedangkan Perdana Menteri Li Keqiang menghadiri China-ASEAN Leaders Meeting.

Hal ini sepenuhnya menunjukkan bahwa Tiongkok amat  mengutamakan kerja sama Tiongkok-ASEAN serta mendukung posisi sentral ASEAN. Berdiri di titik awal yang baru, kami bersedia bekerja sama dengan ASEAN untuk membangun komunitas yang lebih dekat dengan masa depan bersama sekaligus menciptakan 30 tahun ke depan yang lebih menarik.

          Kami akan lebih memberikan dukungan anti-epidemi kepada ASEAN.

Pihak Tiongkok sedang memberikan vaksin Covid-19 kepada negara-negara ASEAN dan membantu Indonesia untuk membangun pusat vaksin di Asia Tenggara.

Dan langkah selanjutnya akan terus memberikan dukungan kunci untuk kebutuhan negara-negara ASEAN. Kami akan semakin memperdalam kerja sama saling menguntungkan dengan ASEAN.

Pembentukan pola pembangunan baru akan digabungkan dengan “Kerangka Kerja Pemulihan Komprehensif ASEAN”, mempromosikan implementasi RCEP sesegera mungkin, mendorong kerjasama Lancang-Mekong untuk lebih melepaskan potensi yang ada serta menciptakan titik pertumbuhan kerja sama baru di bidang ekonomi digital dan pembangunan berkelanjutan.

Kami akan semakin memperkuat kerja sama strategis dengan ASEAN. Bekerja sama untuk menghilangkan gangguan, mempercepat konsultasi tentang “Kode Etik Laut China Selatan”, secara aktif melaksanakan kerja sama pragmatis bidang maritime sekaligus menjaga perdamaian regional dan stabilitas jangka panjang. idn/din

Sukris Priatmo

Sukris Priatmo

Tulis Komentar

WhatsApp