International Media

Senin, 3 Oktober 2022

Senin, 3 Oktober 2022

Jasa Raharja Cairkan Rp55,4 M untuk Korban Kecelakaan Mudik

JAKARTA – Jasa Raharja telah mencairkan santunan kepada korban kecelakaan lalu lintas selama periode mudik Lebaran mencapai Rp55,4 miliar. Jasa Raharja mencatat 2.673 kejadian kecelakaan sampai dengan per hari ini periode H-7 sampai H+3 (Kamis 5 Mei 2022).

“Kami telah menyerahkan santunan sebesar Rp55,4 miliar dengan jumlah korban yang mendapatkan santunan adalah 476 orang korban meninggal dunia, dan 3.767 orang korban luka-luka yang masih dirawat di RS kami terbitkan surat jaminan melalui integrasi online dengan Rumah Sakit. Tentunya angka-angka tersebut menurun bila dibandingkan tahun 2019, dimana untuk korban meninggal dunia turun 66,6% dan korban luka-luka turun 48,8%,” kata Direktur Utama Jasa Raharja Rivan Purwantono melalui siaran pers, kemarin.

Dia menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas penurunan angka kecelakaan lalu lintas pada periode H-7 sampai H+3 Lebaran 2022. Hal itu disampaikannya di sela-sela kunjungan peninjauan kesiapan Pos PAM Lebaran di Bawen dan Kalikangkung Semarang bersama dengan Kakorlantas Polri Irjen Pol Firman Shantyabudi bersama Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Lutfi.

“Kami mengapresiasi yang setinggi-tingginya atas kerja sama dan dukungan serta upaya yang telah dilakukan oleh pihak Kemenhub RI, Kementerian BUMN RI, Korlantas Polri, Pemerintah Daerah, Instansi/Lembaga terkait, serta BUMN, sehingga angka kecelakaan dapat dikendalikan lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya, serta Program Mudik Aman Mudik Sehat Tahun 2022 dapat terselenggara dengan baik,” jelasnya.

Masyarakat yang akan kembali ke Jakarta diimbau tetap berperan aktif dalam menjaga keamanan, keselamatan dan ketertiban dengan menaati peraturan yang berlaku, seperti rekayasa lalu lintas sistem ganjil-genap dan oneway atau juga contraflow.

Selain itu, diharapkan pemudik mempersiapkan segala keperluan perjalanan sebaik mungkin, tetap menjaga kesehatan diri, keluarga dan lingkungan.

“Khusus pemudik yang akan Kembali ke Jakarta dengan menggunakan kendaraan pribadi agar taati aturan rekayasa lalu lintas yang ditetapkan Pemerintah, baik itu sistem ganjil-genap dan oneway atau juga contraflow, walaupun angka kecelakaan peride Lebaran tahun ini lebih rendah dibandingkan tahun 2019,” tutur Rivan.***

Vitus DP

Komentar

Baca juga