Italia Awali Kualifikasi Piala Dunia 2022 dengan Mantap

Pemain Italia merayakan gol Ciro Immobile (ketiga dari kiri) ke gawang Irlandia Utara.

PARMA –  Italia membuka perjalanannya di Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Eropa Grup C dengan hasil menggembirakan. Tim Azzurri menumbangkan Irlandia Utara 2-0 dalam laga yang berlangsung  di Stadion Ennio Tardini, Jumat (26/3) dinihari WIB. Semua gol lahir di babak pertama lewat kaki Domenico Berardi dan Ciro Immobile.

Pelatih Italia, Roberto Mancini, mengaku senang dengan performa anak asuhnya,  

walau tidak sepenuhnya puas. Sebab menurutnya, Italia bisa mencetak gol lebih banyak lagi, mengingat pada babak pertama skuadnya menunjukkan performa luar biasa.

            “Kami bisa menang dengan selisih lebih besar di babak pertama, tetapi kami tahu Irlandia Utara adalah tim fisik yang dapat menyebabkan masalah bagi kami. Itu terjadi, terutama di babak kedua ketika kami membuat terlalu banyak kesalahan,” ungkap Mancini, mengutip dari laman resmi UEFA.

 Mancini memahami situasi yang dialami para pemainnya. Sebab, skuadnya sudah tidak pernah bertemu selama lima bulan, dan ini pertandingan pertama mereka setelah cukup lama absen bermain bersama.

“Setelah lima bulan, babak pertama luar biasa.  Bola bergerak cepat, sempurna. Kami harus meninjau babak kedua karena kami harus melakukan lebih baik dari itu.  Mungkin kami mulai memulai laga dengan beberapa sentuhan bola yang terlalu banyak dan bola bergerak lambat. Tetapi, itu bisa terjadi setelah lima bulan tidak bertemu satu sama lain,”  ujarnya.

Ciro Immobile, mengaku merasakan beban di pundaknya saat menjalani laga kontra Irlandia Utara.  Dan gol tersebut tentu sangatlah berarti. Selain memberi kemenangan yang meyakinkan, juga membuat Immobile merasa lega untuk akhirnya melepas rasa dahaga.

Terakhir, Immobile mencetak gol untuk Timnas Italia terjadi pada 2019 ketika melakoni laga kontra Armenia pada kualifikasi Piala Eropa. Karena itu, ia merasa senang kala berhasil mencetak gol ke gawang Irlandia Utara pada laga tersebut.

“Saya merasakan beban di pundak karena saya tidak mencetak gol dari permainan terbuka selama satu setengah tahun dengan seragam Italia,” ungkap Immobile, mengutip dari laman resmi UEFA.

Namun,  di sisi lain, ia merasakan beban luar biasa ketika akan menghadapi Irlandia Utara. Apalagi, ambisinya untuk mencetak gol lagi bersama Timnas Italia sangatlah besar dalam pertandingan tersebut. “Saya memiliki beberapa peluang tetapi akhirnya bola masuk. Saya merayakan dengan liar karena saya benar-benar ingin mencetak gol untuk Italia, untuk tim ini,”  ujarnya.

Immobile sendiri memainkan laga tersebut dengan bermain penuh selama 90 menit. Ini pun menjadi pertandingan pertamanya bersama Timnas Italia pasca-comeback setelah sempat absen pada edisi sebelumnya karena terpapar Covid-19.

Italia memang kembali berjuang untuk bisa tampil di Piala Dunia 2022. Namun, memori kegagalan ke pentas terbesar pada 2018 di Rusia masih membekas.

Seperti diketahui,  Italia gagal ke Piala Dunia 2018 setelah disingkirkan oleh Swedia pada babal play-off dengan agregat 0-1. Itu menjadi titik terendah Azzurri seperti yang terjadi saat gagal ke Piala Dunia 1958.

Leonardo Bonucci adalah salah satu pemain di skuad Azzurri yang merasakan kegagalan ke Piala Dunia 2018. Selepas mengalahkan Irlandia Utara, bek Juventus itu mengungkapkan bahwa hasil pahit di masa lalu masih membekas.

“Masih sakit, luka itu tidak akan pernah sembuh, tapi kami harus menunjukkan amarah dan rasa lapar dari kejadian itu dan mengubahnya menjadi energi positif ke depannya,” kata Bonucci kepada RAI Sport.

 Bonucci mengaku merindukan kehadiran para suporter. Kemenangan Italia ini pun didedikasian untuk para suporter yang tak bisa ke stadion. “Kami sangat merindukan para suporter dan berharap kami dapat memiliki penonton di tribun selama Piala Eropa. Kami mendedikasikan kemenangan pertama dalam fase kualifikasi ini untuk para penggemar kami dan semua orang yang mengalami saat-saat sulit selama periode ini,” tegasnya.

Meski begitu, kemenangan Italia belumlah cukup membawa mereka menduduki posisi puncak klasemen sementara Grup C. Saat ini, Italia baru bisa duduk di urutan kedua karena kalah dalam selisih gol. Posisi puncak Grup C sendiri ditempati oleh Swiss yang berhasil memenangkan pertandingan kontra Bulgaria dengan skor 3-1. Sementara pada laga berikutnya, Italia akan berhadapan dengan Bulgaria. ***

Vitus Dotohendro Pangul

Vitus Dotohendro Pangul

Tulis Komentar

WhatsApp