INTI Bali Dukung Peluncuran Lagu Surya Galang Ring Bali, Persembahan Maha Karya Anak Bangsa

Para Seniman berfoto bersama Ketua INTI Bali Sudiarta Indrajaya, Prof Suli dan Dewan Pakar INTI Bali Prof Windia.

Denpasar — – Ketua Perhimpunan INTI (Indonesia Tionghoa) Bali Sudiarta Indrajaya mendukung sepenuh hati acara Premiere & Launching video lagu “Surya Galang Ring Bali”.

          Lagu maha karya anak bangsa dari seniman Bali yang dipersembahkan dengan ketulusan hati di tengah pandemi Covid-19 tayang perdana di Youtube Channel Manik Official Pukul 20.00 WITA, di Denpasar, Bali, Minggu (7/3).

          “Terlahir sebagai manusia Bali bukanlah sebuah pilihan tapi mencintai Bali, mencintai Indonesia adalah pilihan,” ujar Sudiarta yang juga Ketua IKBS, dalam siaran tertulis, Senin (8/3).

         

Dirinya mendukung program yang bisa membangkitkan kembali semangat musisi dan seniman Bali untuk terus berkarya.

          Terlebih lagi projek “Surya Galang ring Bali” bukan hanya sekadar lagu yang menggambarkan kecintaan terhadap Bali, namun juga menjadi doa dan harapan tak hanya untuk Bali tapi juga Indonesia bangkit dari kelesuan setelah pandemi.

          Pandemi Covid-19 selama setahun melanda dunia dan masih  belum mereda, munculnya berbagai bencana alam dan juga merosotnya nilai nilai etika, moral dan spiritual.

Kang Sim Fey Koordinator IKBS menerima penghargaan dari Widi Widiana dan Dek Ulik.

         

“Semoga kehadiran lagu yang berisikan doa dan motivasi dari Bali ini mampu menggetarkan vibrasi yang positif untuk kesehatan, keselamatan, kekuatan, kejayaan dan kedamaian Indonesia dan alam semesta,” ujarnya.

          Pada kesempatan tersebut, pihaknya sangat berterima kasih karena sudah memberi ruang kepada paduan suara INTI dan IKBS senam AW S3 untuk berkontribusi, berkolaborasi dalam peluncuran lagu “Surya Galang Ring Bali”.

          Sementara itu penyanyi pop Bali, Manik yang ama tidak muncul di kancah rekaman, kembali dengan satu mahakarya prestisius.

Dia baru saja merilis lagu sekaligus video musik “Surya Galang Ring Bali” pada Minggu (7/3).

          Manik selaku Pecinta Lagu berharap, karya tersebut bisa memotivasi masyarakat Bali yang saat ini sedang susah karena pandemi.

          “Target yang ingin saya capai, lagu ini dikenal dan didengarkan oleh semua orang yang mencintai Bali, agar mereka tetap melihat Bali sebagai tempat yang terbaik di dunia dan selalu optimis ke depannya. Tentu  kami para seniman juga agar dilihat tetap berkarya di masa pandemi,” ujar Manik.

          Manik lebih lanjut mengatakan, proses “Surya Galang Ring Bali” mulai dari munculnya ide lagu tersebut melewati proses yang panjang.

          Manik mengungkapkan ada cerita menarik di balik karya yang akan dirilis dalam waktu dekat ini. Sesungguhnya lagu “Surya Galang Ring Bali” sudah sempat muncul di rekaman perdananya, album “Ngulgul Hati” yang dirilis 2003.

          Lagu ini diciptakan 2002, tak lama setelah tragedi peledakan bom di Kuta.

          “Niat saya waktu itu hanya untuk mendoakan dan memberikan motivasi untuk Bali lewat lagu, agar selalu dilindungi dan tetap sejahtera masyarakatnya, terhindar dari bencana seperti bom Bali I yang terjadi sebelum lagu ini diciptakan,” ujarnya.

          Saat membuat lagu ini, Manik mengaku sudah membayangkan lagu ini akan dinyanyikan banyak orang dengan video musik berkesan kolosal, namun sayangnya saat itu impiannya belum terwujud.

          Impian itu terwujud setelah 19 tahun, ketika pandemi covid-19 melanda dunia. Dengan melibatkan artis Bali mulai dari Widi Widiana, Dek Ulik, Ayu Saraswati, Ocha, Dewi Pradewi, Putri Bulan, Lebri Partami, Gus Yuda, Wahyu Katak (Harmonia), Agus Arya Nugraha, Mitha Wulandari, Iwan dan Krisna (Sound of Mine) hingga Pancer Langit, Nyoman Suwida, Haridwipa Gamelan Group dan tim pendukung lainnya.

Perhimpunan INTI Bali, IKBS dan Pendukung Surya Galang Ring Bali, menerima penghargaan dari seniman Bali.

         

Termasuk saat mengaransemen ulang lagu ini bersama Iwan dan Krisna “Sound of Mine” dan Silahome Studio yang bersedia merekam suara semua artis pendukung.

          Bak gayung bersambut, Ketua Perhimpunan INTI Bali Sudiarta Indrajaya yang dihubungi seketika bersedia untuk mendukung penggarapan “Surya Galang Ring Bali” di tempat yang sangat indah, Taman Bhagawan di Tanjung, Benoa.

          Ada begitu banyak penyanyi dan musisi Bali kenamaan terlibat untuk projek ini.

Selain dukungan dari berbagai pihak yang ambil bagian dalam projek sosial ini, termasuk paduan suara INTI-IKBS Senam AW S3.

          Sementara itu Prof. Dr. Ir. Anastasia Sulistyawati, M.S.,M.M.,M.Mis, D.Th.,P.hd.,D.Par.,D.Ag, selaku Owner Taman Bhagawan dan juga Direktur Politeknik Internasional Bali menyambut hangat peluncuran Lagu Surya Galang Ring Bali.

Sebagai Arsitek yang sangat mencintai Bali, Prof Suli mengatakan, melalui seni budaya yang bermuatan doa dan motivasi dalam lagu ini akan sangat efektif menggetarkan hati masyarakat. ***

Sukris Priatmo

Sukris Priatmo

Tulis Komentar

WhatsApp