Tuesday, 05 March 2024

Search

Tuesday, 05 March 2024

Search

Ini Daftar 22 Petahana yang Lolos Kembali ke DPRD Kabupaten Bogor

Rudy Susmanto termasuk satu dari 22 calon Petahana yang diperkirakan kembali duduk sebagai legislator DPRD Kabupaten Bogor.

CIBINONG- Hanya 22 calon petahana yang akan bertahan di DPRD Kabupaten Bogor 2024-2029. Siapa saja mereka?

DPRD Kabupaten Bogor 2024-2029 diperkirakan akan lebih didominasi wajah baru. Kurangnya kepercayaan rakyat atas kinerja mereka pada periode berjalan, menjadi salah satu alasan.

Dari hasil survei yang dilakukan Lembaga Studi Visi Nusantara (LS Vinus), di bebarapa daerah pemilihan, bahkan ada yang hanya satu kandidat petahana yang akan terpilih kembali menjadi anggota DPRD Kabupaten Bogor 2024-2029.

Lalu, siapa saja anggota DPRD Kabupaten Bogor periode berjalan yang akan tetap bertahan pada periode berikutnya?

Pendiri LS Vinus, menurutkan di daerah pemilihan (Dapil) I, Rudy Susmanto, Agus Salim, Robinson Sitorus, dan Arif Abdi adalah petahana yang diprediksi akan terpilih kembali.

Di Dapil II,  Ansori Setiawan, Beben Suhendar, Muad Khalim dan Amin Sugandi selaku incumbent dan Junaidi Syamsudin yang pernah duduk sebagai DPRD Kabupaten Bogor pada Pileg 2014 lalu, akan terpilih kembali.

“Sementara di Dapil III, hanya Wawan Hikal Kurdi dan Heri Rustandi selaku incumbent yang akan duduk kembali sebagai DPRD Kabupaten Bogor,”  tutur Yusfitriadi.

Di Dapil IV, jelas pengamat politik dan kebijakan publik tersebut, Lukmanudin Ar-Rasyid dan Usep Syaefullah  selaku petahana juga akan terpilih kembali dan duduk sebagai DPRD Kabupaten Bogor.

Lalu, untuk Dapil V, lima orang incumbent terpilih kembali sebagai legislator DPRD Kabupaten Bogor, yaitu Aan Triana Al-Muharrom, Halim Yohanes, Sastra Winara, Jaro Peloy dan Yuyud Wahyudin.

Sementara di Dapil VI, dari delapan Caleg yang bakal terpilih, hanya tiga orang yang merupakan incumbent yaitu Irvan Baihaqi Tabrani, Andi Permana, dan Sutisna.

Yusfitriadi melanjutkan bahwa didominasnya wajah baru pada kursi DPRD Kabupaten Bogor 2024-2029, karena adanya ketidak puasan masyarakat akan kinerja wakil rakyatnya.

“Banyak rakyat yang tidak puas akan kinerja wakil rakyatnya. Alasan lainnya, masyarakat ingin mencoba dan memilih calon legislatif (caleg) baru untuk duduk sebagai legislator DPRD Kabupaten Bogor,” lanjut Yusfitriadi.

Survei elektoral politik oleh LS Vinus dilakukan pada 22-28 Januari lalu, dengan metode sample random teori slovin dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error 5 persen. Dari 2.400 responden, hanya 7 persen yang belum menentukan pilihan. Dari  suara itu, dengan metode Sainte Lague dikonversi ke jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT), lalu jumlah kursi DPRD Kabupaten Bogor. ***

Prayan Purba

Berita Terbaru

Baca juga:

Follow International Media