Inggris Patah Hati dan Kecewa

Harry Maguire, Pemain Inggris.

LONDON –  Tekad Inggris untuk meraih trofi Piala Eropa untuk pertama kali masih kandas juga. Adalah Italia yang menggagalkan impian tersebut, sekalipun laga itu dilangsungkan di kandang sendiri.

            Dalam duel final Piala Eropa 2020 yang berlangsung di Wembley, London, Senin (12/7) dinihari WIB, Inggris kalah dalam drama adu penalti, setelah bermain imbang 1-1 di babak normal.

            Inggris sebenarnya memulai pertandingan dengan baik setelah mencetak gol cepat lewat Luke Shaw di menit kedua. Namun, Gli Azzurri mendominasi paruh kedua sehingga bisa menciptakan gol balasan lewat sepakan Leonardo Bonucci saat terjadi kamelut di depan gawang Inggris.

Di babak adu penalti,  Harry Maguire sukses mengonversi penalti Inggris, namun tiga rekannya yakni  Marcus Rashford, Jadon Sancho dan Bakayo Saka gagal yang memastikan Italia juara.

The Three Lions  pun memperpanjang puasa gelar juara Inggris, setelah   terakhir kali mengangkat piala saat memenangi Piala Dunia 1966 atau 55 tahun yang lalu.

 “Kami patah hati, kecewa, sangat sedih, para pemain merasa hancur. Kami sudah mengerahkan segalanya di sana, Anda lihat sendiri pertandingannya keras. Kami unggul di paruh pertama, mereka mencetak gol di babak kedua, babak perpanjangan waktu bisa saja berjalan berbeda,” ujar Maguire seperti dilansir Daily Mail.

Ia menambahkan, tekad untuk membawa pulang trofi, berantakan. “Kami lebih bagus di paruh kedua perpanjangan waktu dan menekan mereka. Menentukan dengan adu penalti itu rasanya mengecewakan dan kalah di pertandingannya bukan yang kami inginkan. Kami tadinya ingin membawa pulang trofinya dan itu sangat disayangkan,” sambung bek tengah itu.

Walau demikian ia tetap memuji penampilan lawan yang begitu tangguh. “Mereka itu tim yang hebat, kredit untuk Italia karena tampil fantastis di sepanjang turnamen,”  aku Maguire.***

Vitus Dotohendro Pangul

Vitus Dotohendro Pangul

Tulis Komentar

WhatsApp