Indonesia Taiwan Chambers of Commerce Adakan Seminar Manajemen Pajak Perusahaan

Suasana seminar.

JAKARTA–Untuk mengurangi dampak epidemi Covid-19 terhadap perekonomian, pemerintah telah memutuskan untuk menerapkan langkah pengurangan Pajak Penghasilan (Pph) Badan dari 25% menjadi 22%.

Sejak awal tahun 2021 ini hingga tahun 2023, banyak industri perusahaan Taiwan yang berada dalam “fase shutdown” akibat terdampak wabah.

Xiao Zhenhuan (kiri) dan Tan Ziqiang.

Karena itu, Indonesia Taiwan Chambers of Commerce di Jakarta pada Sabtu (10/4) lalu menyelenggarakan seminar tentang manajemen perusahaan dan perencanaan pajak.

          Deputy Representative TETO Xiao Zhenhuan menekankan pendapatan dari keuntungan bisnis dari Maret hingga Juni tahun 2020 lalu dibebaskan.

Pemerintah Indonesia memiliki peraturan khusus lain. Jika perusahaan tetap mempekerjakan karyawan, maka pemerintah akan melakukan pembebasan pajak kepada karyawan. Diharapkan perusahaan asing dapat segera menghemat pajak secara legal.

Tan Ziqiang (ketiga dari kanan), Xiao Zhenhuan (ketiga dari kiri) berfoto bersama pengusaha Taiwan lainnya.

          Agar pengusaha Taiwan dapat lebih memahami manajemen perusahaan dan perencanaan pajak, Indonesia Taiwan Chambers of Commerce khusus mengundang Tan Ziqiang (Direktur Keuangan sekaligus General Manager of Indonesia Branch Taiwan Evergreen Group) sebagai pembicara.

          Dia memberikan materi terkait manajemen perusahaan yaitu Koordinasi dan pelaksanaan target misi, 5 operasi dasar, menetapkan target, membentuk organisasi, memotivasi pembentukan tim, merancang sistem evaluasi, mengembangkan personel potensial dan kewajiban wajib pajak (antara lain kepatuhan pajak, perencanaan, proses peradilan, riset, fungsi manajemen pajak, penghematan, penghindaran, penundaan, optimasi, audit, pelanggaran pajak dan lainnya). idn/din

Sukris Priatmo

Sukris Priatmo

Tulis Komentar

WhatsApp