Saturday, 13 July 2024

Search

Saturday, 13 July 2024

Search

IKI Bersama Disdukcapil Kab. Bogor Sosialisasi Pelayanan KTP Digital ke Warga Cigudeg

KI-KA: Paschasius Hosti Prasetyadji, Oyoh Sursiah, Deni Puspahadi, Budi Badarutaman, Suparno, Eddy Setiawan, bersama warga penerima dokumen kependudukan.

BOGOR—-Bertempat di RA Miftahul Ula, Desa Mekarjaya, Kecamatan Cigudeg, Kab. Bogor, Rabu (12/6), dilangsungkan  kegiatan sosialisasi pemenuhan dokumen kependudukan dan  pelayanan KTP Digital kepada warga wilayah Cigudeg Kab Bogor.

         Kegiatan ini diselenggarakan atas kerjasama Yayasan IKI (Institut Kewarganegaraan Indonesia) dengan Disdukcapil (Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil) Kab Bogor.

         Mewakili Dinas Dukcapil Kab Bogor, Suparno, S.Sos dan Budi Badarutaman mengatakan, dengan adanya sosialisasi dan pelayanan langsung kepada masyarakat ini, diharapkan program pemerintah dalam pemenuhan dokumen kependudukan dan Identitas Kependudukan Digital (IKD) dapat tersampaikan kepada masyarakat yang pada akhirnya masyarakat dapat memanfaatkan sistem ini secara maksimal.

         “Kerjasama Disdukcapil dengan Yayasan IKI sejak tahun 2015, telah diterbitkan lebih dari 300.000 dokumen kependudukan, utamanya akta kelahiran KIA, kartu keluarga, kartu tanda penduduk, akta perkawinan, dan akta kematian,” tambahnya.

Hadir dari Yayasan IKI yang diwakili Sekretaris IKI Deni Puspahadi, didampingi para peneliti, Eddy Setiawan, Nyoto El Haris dan Paschasius Hosti  Prasetyadji, serta relawan IKI Oyoh Sursiah dan kawan kawan.

         Deni Puspahadi  mengapresiasi kerjasama dengan Disdukcapil selama ini, dan berharap ke depan dapat lebih banyak lagi masyarakat dapat terbantu dalam  melengkapi dokumen kependudukannya.

         Dalam kegiatan sosialisasi dan pelayanan langsung kepada masyarakat ini, diserahkan penyerahan Akta Kelahiran, kartu keluarga, kartu identitas anak, sebanyak 578 dokumen termasuk warga keturunan Tionghoa dari daerah Tenjo.

         Fahrul, selaku tokoh masyarakat setempat, mengatakan, kegiatan semacam ini sangat efektif dan membantu masyarakat khususnya yang berada di wilayah Cihudeg dan sekitarnya,” katanya.

         Banyak keluhan masyarakat mengenai sulitnya akses layanan kependudukan dikarenakan jauhnya jarak menuju kantor Dinas.

“Relawan IKI Kabupaten Bogor selama ini rutin mensosialisasikan akan pentingnya memiliki dokumen kependudukan,” imbuhnya.

         Menurut beberapa warga lainnya, bukan hanya soal jarak yang menghambat proses mengurus dokumen kependudukan, namun terkadang rumitnya birokrasi antar instansi pemerintah juga memiliki andil yang besar dalam rumitnya proses tersebut. Seperti kasus hilangnya buku nikah orang tua, anak yang terlahir dari pernikahan siri, dll.

         “Selama ini peran relawan IKI sangat membantu masyarakat dalam mediasi dan menyelesaikan kasus-kasus tersebut,” ujar Ismail Ibrahim, Kepala Desa Mekarjaya.

         Bagi Disdukcapil Kabupaten Bogor sendiri, keberadaan IKI beserta relawannya merupakan kepanjangan tangan untuk mensosialisasikan program-program yang selama ini telah dicanangkan kepada masyarakat, juga efektif untuk memberantas praktik percaloan yang selama ini banyak terjadi di lingkungan dinas pemerintahan. ***

Sukris Priatmo

Berita Terbaru

Baca juga:

Follow International Media