International Media

Selasa, 4 Oktober 2022

Selasa, 4 Oktober 2022

Ibu Kota Pindah, BI Yakin Jakarta Jadi Kota Bisnis Seperti New York

Warga berada di JPO Pinisi, akarta dengan latar belakang gedung bertingkat.

IJAKARTA-  Kepala Kantor Perwakilan BI DKI Jakarta, Ony Widjanarko optimistis Jakarta akan bisa tumbuh menjadi kota bisnis saat tak lagi menjadi ibu kota RI. Hal tersebut disebabkan Jakarta sudah memiliki infrastruktur yang memadai untuk menjadi kota bisnis.

“Teknologi digital sangat berkembang di sini. Contohnya teknologi pembayaran. Tidak ada yang tidak ada di Jakarta. Semua ada. Infrastruktur fisik pun Jakarta punya. Segi kesehatan dan pendidikan Jakarta punya. Untuk provinsi lain jika ingin mengejar Jakarta mungkin butuh puluhan tahun,” ungkap Ony dalam diskusi virtual, Selasa (26/4).

Tak hanya itu, Jakarta kini tengah mengembangkan pusat pertumbuhan ekonomi baru dengan hadirnya integrasi transportasi. Ia mencontohkan melalui titik-titik transit Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta yang bakal memunculkan lokasi pasar baru. Lokasi-lokasi ini bakal menumbuhkan pusat bisnis UMKM baru.

Sirkuit Formula E yang sedang dibangun hingga stadion Jakarta International Stadium (JIS) juga diyakini bakal menjadi lokasi pusat penyelenggaraan agenda internasional yang dapat menarik masyarakat internasional ke Jakarta.

“Sudah ada JIS, kita mau datangin BTS, Blackpink itu bisa. Lalu ajak orang-orang menginap di hotel-hotel yang ada di Jakarta itu bisa sekali karena hotel di Jakarta sudah lengkap. Jadi kepindahan ibukota tidak menjadi masalah,” tuturnya. “Nah, kita bayangkan pemerintah pindah akan banyak gedung kosong itu bisa diisi. Jakarta bisa jadi New York, pusat kesehatan, pusat jasa, pusat ekonomi ada di Jakarta. Jadi jangan khawatir, kalau ada ibukota baru kita berbagi pendapatan ya,” tukasnya. ***

Prayan Purba

Komentar

Baca juga