International Media

Senin, 23 Mei 2022

Senin, 23 Mei 2022

Hubungan Dua Korea Memanas

Presiden Korea Utara, Kim Jong-un, dan adik perempuannya, Kim Yo-jong.

SEOUL(IM) – Adik pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un , Kim Yo-jong, menyebut Menteri Pertahanan (Menhan) Korea Selatan (Korsel) Suh Wook pria seperti sampah dan maniak konfrontasi. Komentar itu semakin memanaskan ketegangan antara kedua Korea. Komentar adik penguasa Korut itu muncul pada Minggu (3/4).
Kim Yo-jong, menjabat sebagai anggota Komisi Urusan Negara Korea Utara, mengecam Menhan Suh Wook karena dianggap telah membuat pernyataan sembrono.
“Pria seperti sampah yang tidak masuk akal. Maniak konfrontasi,” kata Kim Yo-jong. Dia juga memperingatkan Seoul bahwa mungkin menghadapi ancaman serius karena pernyataan sembrono Suh Wook.
Komentar adik Kim Jong-un itu merujuk pada komentar Menhan Suh Wook pada hari Jumat bahwa tentang kesiapan militer Korea Selatan di tengah provokasi baru-baru ini dari Pyongyang.
“Seoul dapat secara akurat dan cepat menyerang target apa pun di (Korea) Utara,” katanya. Dia juga mencatat kemampuan Korea Selatan untuk melakukan serangan presisi pada asal dari setiap serangan dan fasilitas komando dan dukungannya.
Pemerintah Korsel pada Senin (4/4), sangat mendesak Pyongyang agar tidak melakukan retorika dan meningkatkan eskalasi. Desakan ini sebagai respons atas komentar keras adik Kim Jong-un.
“Kementerian Unifikasi dengan jelas menunjukkan bahwa Korea Utara tidak boleh menyebabkan ketegangan tambahan di Semenanjung Korea dalam hal apa pun,” kata juru bicara Kementerian Urusan Antar-Korea, Lee Jong-joo, yang dilansir Yonhap.
Namun, terlepas dari serangkaian pernyataan keras selama akhir pekan, kedua pihak dilaporkan melakukan panggilan telepon melalui kantor penghubung antar-Korea pada pukul 09.00 pagi hari Senin, seperti yang direncanakan. Ketegangan kedua Korea memanas setelah uji coba rudal balistik antarbenua (ICBM) Pyongyang bulan lalu.
Korea Selatan telah menanggapi peluncuran ICBM dengan menggembar-gemborkan kemampuan militernya, seperti menguji coba beberapa rudal dan memamerkan jet-jet tempur siluman F-35 dalam latihan.***

Frans Gultom

Komentar