Monday, 24 June 2024

Search

Monday, 24 June 2024

Search

Heru Budi  Revisi Pernyataan Proyek Sodetan Ciliwung Mangkrak Enam Tahun

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono.

JAKARTA- Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono, mengoreksi pernyataan Presiden Jokowi dan Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono soal Sodetan Ciliwung di Jakarta Timur (Jaktim), yang mangkrak enam tahun. Menurut Heru, proyek yang tak dikerjakan selama kurun waktu itu hanya terbatas di beberapa komponen saja.

“Eeh secara fisik yang di inlet iya (dikerjakan enam tahun terakhir), tapi secara keseluruhan kan ada beberapa kendala sehingga gak optimal juga, gak bisa juga, kira kira gitu,” kata Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) tersebut mengkonfirmasi kepada awak media di Jakarta, Kamis (26/1/2023).

Heru menjelaskan, tahapan kerjaan sodetan di Kebon Nanas, Jaktim, contohnya, bermasalah di outlet ihwal inlet. Tak hanya itu, kelanjutan proyek juga berpengaruh pada proses sejak 2013 hingga 2016 karena gugatan warga Bidara Cina, Jaktim, yang akhirnya menang di pengadilan.

Baca: Status Akun Twitter Bantah Pernyataan Jokowi Sodetan Ciliwung Mangkrak Enam Tahun

fnMw8rlitF0

“Terus kata Pak Menteri kan ada beberapa hal kendala, terus yang di outlet-nya sejak berapa kurun waktu itu memang berhenti karena salurannya harus dilebarkan, di sana ada beberapa kendala, ada rumah warga, terus ada yang harus didetailkan data dengan BPN (Badan Pertanahan Nasional), dengan Trisakti, dan sekarang sudah selesai,” ucap Heru.

Sebelumnya, Presiden Jokowi dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, mengapresiasi upaya Pj Gubernur Heru dalam melanjutkan upaya pengentasan banjir. Keduanya menjelaskan, langkah yang dilakukan dengan normalisasi kali, pembangunan sodetan hingga pembangunan waduk berperan penting mengurangi banjir Jakarta.

Namun, Jokowi dan Basuki kompak menyatakan kekecewaan tatkala pengentasan penanganan banjir terhenti selama enam tahun. Meski tidak menyebut nama, namun tersirat jika ia seolah menyindir Gubernur DKI periode 2017-2022 Anies Rasyid Baswedan.

“Kalau itu konsisten dilakukan dari dulu, pasti sudah berkurang; masalahnya tadi kan enam tahun ngga diapa-apain, normalisasi ga diapa-apain, sodetan ga diapa-apain,” kata Basuki usai mendampingi Jokowi.

Sebelumnya, Presiden Jokowi dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, mengapresiasi upaya Pj Gubernur Heru dalam melanjutkan upaya pengentasan banjir. Keduanya menjelaskan, langkah yang dilakukan dengan normalisasi kali, pembangunan sodetan hingga pembangunan waduk berperan penting mengurangi banjir Jakarta.

Namun, Jokowi dan Basuki kompak menyatakan kekecewaan tatkala pengentasan penanganan banjir terhenti selama enam tahun. Meski tidak menyebut nama, namun tersirat jika ia seolah menyindir Gubernur DKI periode 2017-2022, Anies Rasyid Baswedan.

“Kalau itu konsisten dilakukan dari dulu, pasti sudah berkurang; masalahnya tadi kan enam tahun ngga diapa-apain, normalisasi ga diapa-apain, sodetan ga diapa-apain,” kata Basuki usai mendampingi Jokowi. ***

Prayan Purba

Berita Terbaru

Baca juga:

Follow International Media