International Media

Selasa, 29 November 2022

Selasa, 29 November 2022

Heru Budi Imbau Perusahaan Terapkan WFH Jika Jakarta Hujan Lebat

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono.

JAKARTA- Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono menganjurkan warga bekerja dari rumah atau work from home (WFH) saat hujan lebat melanda Ibu Kota. Heru meyakini upaya ini mampu meminimalkan kemacetan di Ibu Kota, terutama saat terjadi cuaca ekstrem.
“Itu kan imbauan work from home (WFH) terkait cuaca ekstrem,” kata Heru Budi di Balai Kota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Rabu (26/10).
Kendati begitu, Heru menekankan hal tersebut hanya sebatas imbauan semata. Heru menyerahkan perusahaan menentukan kebijakan masing-masing.
“Itu diserahkan ke masing-masing pengelola gedung. Itu sebatas imbauan,” jelasnya.
“Tidak ada surat edaran dan instruksi. Nggak ada,” tambah dia.
Heru menyampaikan anjuran ini disampaikan supaya operasional perkantoran tetap berjalan di masa cuaca ekstrem. Karena itu, dia sekali lagi menyerahkan segala mekanismenya di lapangan.
“Toh saya mendengar ada sebagian pihak swasta yang setiap Jumat WFH. Jadi kita serahkan ke mekanisme di lapangan. Supaya tidak terganggu kinerja mereka dan supaya tidak terganggu proses ekonomi,” tandasnya.
Sebelumnya, Heru menyampaikan sejumlah arahan terkait kemacetan kepada jajarannya. Salah satunya meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Perhubungan (Dishub) memberikan informasi awal titik-titik rawan banjir hingga kemacetan.
“Kita ketahui bahwa November, Desember, dan Januari, bahkan mungkin Februari, kondisi alam kita musim hujan. Maka dari itu, mungkin bersama dengan Kepala BPBD, Dirlantas, Dishub bisa lebih awal memberikan informasi kepada masyarakat titik-titik yang rawan genangan sehingga rawan kemacetan,” kata Heru Budi di Monas, Jakarta Pusat, Senin (24/10) lalu.
Heru menyampaikan nantinya informasi itu bisa disampaikan melalui kanal resmi Pemprov DKI maupun traffic management center (TMC) milik Polda Metro Jaya sehingga mudah diakses oleh warga. Nantinya, masyarakat bisa memilih bekerja dari rumah atau work from home (WFH) usai membaca informasi tersebut.
“Memberikan lebih awal itu lebih baik dan saya lihat juga alat-alat dari Dishub memberikan informasi jauh-jauh hari melalui TMC, melalui kanal-kanal resmi DKI sehingga masyarakat bisa memilih, yaitu tetap bekerja atau WFH,” jelasnya.
“Selain itu, jika bekerja, mereka juga bisa memilih jalur yang lebih mudah untuk mencapai suatu tujuan,” tambahnya. ***

Prayan Purba

Komentar