International Media

Selasa, 4 Oktober 2022

Selasa, 4 Oktober 2022

Harga Minyak Goreng Curah di Kota Bogor Masih di Atas HET

Minyak goreng di salah satu pusat perbelanjaan, Kota Bogor.

BOGOR- Harga minyak goreng curah di pasar tradisional Kota Bogor masih tinggi, yakni masih di atas harga eceran tertinggi (HET) Rp 14.000 per liter. Pemerintah berencana akan mencabut larangan ekspor CPO bila harga di masyarakat sudah terjangkau dan terkendali.

Pantauan harga di Pasar Baru Bogor dan Pasar Kebon Kembang (Anyar) rata-rata pedagang masih menjual minyak curah Rp 17.000 per liter.

Salah satu, pedagang kelontong di Pasar Baru Bogor, Nanang menuturkan sejak pemerintah menetapkan harga HET awal bulan April, hingga saat ini harga minyak goreng curah masih tinggi.

“Tapi kami masih membeli dari agen Rp 15.700 per liter. Saya jual Rp 17.000 per liter dan masih ada pembatasan pembelian, maksimal 2 jeriken (16 liter),” katanya, Minggu (8/5).

Sementara, untuk harga minyak goreng kemasan, dijual Rp 25.000 per liter. Sedangkan untuk membeli langsung 2 liter seharga Rp 48.000.

Namun, untuk stok minyak goreng kemasan di pasar tradisional tidak bisa ditebak kapan tersedia. Kadang 3 hari sekali, seminggu sekali atau bisa 2 minggu sekali.

“Karena kata agen, minyak goreng kemasan prioritas dijual di toko modern. Untuk stok minyak curah banyak,” paparnya.

Begitu juga, pedagang di Pasar Anyar yang menjual harga minyak goreng curah Rp 17.000 per liter.

“Iya Rp 17.000 per liter, gak bisa turun karena dari sananya (agen) untuk di atas Rp 14.000,” terang Sapri ditemui di pasar Anyar.

Untuk minyak goreng kemasan, Sapri mengaku untuk saat ini sedang kosong dan baru akan dikirim Senin.

“Sekarang sih kosong dan disini biasa jual Rp24.500 per liter,” tambah Sapri.

Sementara, beberapa toko modern di Kota Bogor tidak menjual minyak goreng curah. Seperti Yogya Junction, Jalan Sudirman, Kota Bogor.

Dari 6 rak minyak goreng yang tersedia, seluruhnya minyak goreng kemasan dari berbagai merk dengan harga rata-rata Rp 47.000 hingga Rp 52.000 untuk 2 liter minyak goreng kemasan.

Demikian juga di Alfamidi, di jalan Pengadilan. Salah seorang pramuniaga Elis (33) menuturkan, tokonya lebih banyak menyetok minyak goreng kemasan dan tidak menjual minyak goreng curah.

“Sejak ada kebijakan HET, toko kami hanya menjual kemasan tidak curah. Harganya Rp 50.000 per liter dan stoknya banyak,” kata Elis. gio

Prayan Purba

Komentar