Hanya Wilayah Serang yang Alami Hari Tanpa Bayangan di Banten

Fenomena Kulminasi atau hari tanpa bayangan di Majalengka. Orang-orang banyak mencoba di lapangan terbuka.

SERANG- Wilayah Serang, Banten, akan mengalami fenomena hari tanpa bayangan pada Jumat (5/3) pukul 12.06 WIB. Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Klas I Serang, Tarjono mengatakan, fenomena hari tanpa bayangan merupakan peristiwa dari gerak semu tahunan matahari yang bergerak dari bumi bagian selatan menuju bumi bagian utara.

Nah, pada bulan Maret terjadi pada saat deklinasi matahari tepat senilai dengan garis-garis lintang yang melewati Kepulauan Indonesia termasuk wilayah Serang, Banten. “Merupakan fenomena alam biasa dan terjadi berulang. Kota-kota yang terletak di antara Garis Balik Utara (23.4 derajat Lintang Utara) dan Garis Balik Selatan (23,4 derajat Lintang Selatan) termasuk Serang pada Jam 12.06 WIB,” kata Tarjono, Kamis (4/3).

Dijelaskan Tarjono, fenomena terjadi sebanyak dua kali dalam satu tahun dan merupakan bagian dari fenomena matahari yang berada di titik zenit atau posisinya berada persis di atas kepala. Sinar matahari akan menyinari persis di atas posisi objek sehingga keadaan bayangan benda berada tegak lurus, dan terlihat menghilang karena bertumpuk dan dengan benda itu sendiri.

“Masyarakat dapat menyaksikan fenomena di saat matahari bersinar dengan sempurna tidak tertutup oleh awan. Sekitar jam 12.00 WIB,” ujar Tarjono.

Di Kab.Majalengka

Fenomena hari tanpa bayangan, juga terjadi di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Rabu (3/3), sekitar pukul 12.00 WIB. Fenomena tersebut membuat geger masyarakat sebab bayangan dari suatu benda hilang.

Banyak masyarakat mencoba fenomena langka tersebut dengan pergi ke ruangan terbuka atau pun lapangan. Mereka di situ berdiri sambil melihat bayangan-bayangan tubuh. Bahkan ada juga yang mencobanya dengan botol minuman.

“Ini adalah fenomena Kulminasi. Akibatnya bayangan dari benda tegak akan terasa menghilang karena bertumpuk dengan benda itu sendiri. Makanya itu disebut hari tanpa bayangan,” ujar Prakirawan BMKG Kertajati Majalengka, Ahmad Faa Izyin.

Faizyin mengungkapkan, hari tanpa bayangan menggegerkan warga Majalengka sendiri, terjadi di 3 daerah lainnya yakni Sumedang, Kota dan Kabupaten Cirebon. Bahkan tiga daerah tersebut fenomena waktunya bersamaan yakni menjelang pukul 12 siang.

“(Hari tanpa bayangan) Kota Cirebon pukul 11.57 WIB, Kabupaten Cirebon pukul 11.58 WIB dan Sumedang pukul 12.00 WIB,” jelas Faizyin.

Faizin menjelaskan, hari tanpa bayangan di Majalengka terjadi pada 11.59.01 WIB. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sendiri telah membuat daftar wilayah hari tanpa bayangan, di sebagian daerah Indonesia. ***

Prayan Purba

Prayan Purba

Tulis Komentar

WhatsApp