International Media

Senin, 3 Oktober 2022

Senin, 3 Oktober 2022

Grup Astra Tambah Kepemilikan Saham di Arkora Hydro

JAKARTA – Anak usaha PT Astra International Tbk, PT United Tractors Tbk, melalui PT Energia Prima Nusantara (EPN) resmi menambah kepemilikan saham di PT Arkora Hydro Tbk (ARKO) yang merupakan operator Pembangkit Listrik Mini Hydro atau PLTM.

Adapun EPN merupakan anak usaha United Tractor yang menekuni bisnis di sektor energi yang ramah lingkungan atau Energi Baru dan Terbarukan (EBT).

Direktur Utama ARKO Aldo Henry Artoko mengatakan telah dilakukan penantandatanganan perjanjian jual beli (CSPA) antara EPN dan ACEI Singapore selaku penjual untuk menambah kepemilikan EPN melalui pembelian saham ARKO yang dimiliki oleh ACEI Singapore sebesar 21,61 persen.

“Transaksi penambahan kepemilikan saham di ARKO dilakukan Grup Astra melalui anak perusahaannya, yaitu UNTR. Total nilai transaksi pembelian mencapai Rp176,5 miliar, sehingga total kepemilikan Grup Astra melalui UNTR di ARKO bertambah menjadi sebesar 31,49 persen,” kata Aldo dalam keterangan di Jakarta, seperti dilansir dari Antara, Senin (8/8).

Menurut Aldo, transaksi penambahan kepemilikan saham itu sangat penting bagi perseroan karena Grup Astra dan ARKO memiliki visi misi yang sama dalam pengembangan energi baru terbarukan untuk Indonesia.

Dengan masuknya Grup Astra ke dalam ARKO, lanjut Aldo, pihaknya yakin bisa lebih mempercepat perkembangan energi baru terutama untuk mendapatkan proyek-proyek yang berskala besar dengan kapasitas di atas 25 MW per proyek guna merealisasikan visi perusahaan, yaitu untuk meningkatkan bauran energi terbarukan di Indonesia melalui pengembangan potensi tenaga air di Tanah Air. “Harapan ini tentunya didukung oleh kemampuan teknis, keuangan dan fundamental ARKO yang kuat,” kata Aldo.

Menurut Aldo, transaksi tersebut mendatangkan banyak manfaat bagi ARKO. Perseroan bisa masuk ekosistem perusahaan yang sudah matang dengan budaya korporasi yang baik dan bisa bertumbuh besar lebih cepat lagi. “Kami bisa memanfaatkan resource dari Grup Astra atau United Tractor untuk keperluan perkembangan perusahaan di masa depan,” ujar Aldo.

Ia menambahkan, dengan kemitraan tersebut, perseroan juga memiliki akses yang lebih baik ke pembiayaan untuk proyek yang lebih besar dan penerapan GCG yang lebih baik untuk ARKO.

Perseroan menyiapkan belanja modal Rp200 miliar hingga Rp250 miliar pada 2022 untuk pembangkit listrik tenaga air. “Kami juga berencana membelanjakan modal untuk proyek energi terbarukan lainnya, yaitu Arkora Tenaga Matahari sekitar Rp20 miliar di 2022,” kata Aldo.***

Vitus DP

Komentar

Baca juga