International Media

Selasa, 29 November 2022

Selasa, 29 November 2022

Gilas AS Roma, Napoli Masih Tak Terkalahkan

Victor Osimhen (tengah) saat berusaha melewati hadangan pemain AS Roma.

ROMA – Napoli masih menjaga catatan tak terkalahkan musim ini. Terbaru, pasukan  Luciano Spalletti itu mengalahkan tuan rumah  AS Roma, 1-0, di Olimpico Roma, Senin (24/10) dinihari WIB. Gol tunggal Il Partenopei dicetak Victor Osimhen.

Dalam laga itu kedua tim sama-sama bermain agresif sejak menit awal.. Tapi, tak satu pun dari kedua tim yang punya peluang bersih ke gawang. Roma cuma menguasai 40 persen ball possesion, sementara Napoli lebih berani menyerang dengan menciptakan 12 attempts, lima di antaranya on goal.

Tak satu pun peluang Roma yang mengarah ke gawang dari total enam attempts. Setelah berimbang tanpa gol di babak pertama, Napoli menaikkan intensitas serangan di babak kedua dan lebih menekan Roma.

Napoli pun memasukkan Matteo Politano menggantikan Hirving Lozano untuk menajamkan lini serang. Masuknya Politano membuat serangan Napoli lebih garang dan akhirnya gol yang ditunggu-tunggu datang juga.

Di menit ke-80, Politano memberikan umpan lambung ke sisi kanan dan Osimhen mengejarnya. Setelah didapat, Osimhen melewati Smalling dan langsung melepaskan sepakan voli ke sudut sempit gawang Rui Patricio.

Gol tersebut bertahan hingga pertandingan usai dan Napoli kokoh di puncak klasemen Serie A dengan 29 poin dari 11 laga, unggul tiga angka atas AC Milan di urutan kedua. Ini adalah kemenangan ke-11 beruntun Napoli di seluruh kompetisi, sekaligus menjaga catatan tak terkalahkannya musim ini.

Bagi Napoli, ini adalah start terbaik mereka di Serie A dan jadi salah satu dari tiga tim di liga top Eropa yang belum terkalahkan, selain Real Madrid dan Paris Saint-Germain.

Bahkan laju Napoli lebih luar biasa karena mencatatkan 11 kemenangan beruntun di seluruh kompetisi! Terakhir kali mereka gagal merebut angka penuh adalah saat bermain seri di dua laga beruntun, yakni Fiorentina (29 Agustus) dan Lecce (1 September). Ada 33 gol dicetak dan kebobolan 10 gol.

Dalam rentetan laga tersebut, Napoli sempat membantai Liverpool 4-1, menghancurkan Ajax Amsterdam 6-1, serta mengalahkan Lazio dan AC Milan dengan skor 2-1.

Ini jadi bukti bahwa Napoli tidak goyah meski ditinggal banyak pemain intinya musim panas lalu, seperti Kalidou Koulibaly, Dries Mertens, Lorenzo Insigne dan Fabian Ruiz. “Kami akhirnya bisa menang bukan dengan gaya main seperti biasanya, yang mana itu membuat tim ini pantas mendapat kredit lebih,” ujar Spalletti di Football-Italia.

Menurut Spalletti, para pemainnya sudah melakukan yang terbaik di laga itu. “Para pemain sudah melakukan yang terbaik, mereka tahu akan tugasnya dengan baik. Melawan Roma memang butuh kerja keras karena mereka memiliki skuad yang mumpuni. Kalau kami menang di laga ini, sungguh menggembirakan bagi kami,” ujarnya.

Victor Osimhen begitu senang karena Napoli meraih hasil yang diharapkan. Menurutnya, laga berjalan alot dan tidak mudah bagi timnya. “Melawan tim sekelas Roma butuh konsentrasi  dan kerja keras. Kami berjuang sepanjang laga. Hasil ini begitu penting bagi kami demi menjaga persaingan dengan tim lain,” ujar  Osimhen di situs klub.

Di sisi lain, pelatih AS Roma Jose Mourinho begitu kesal  timnya kalah. “Kami seharusnya tidak kalah jika tampil seperti ini. Saya ingin menang, tapi di saat bersamaan mereka malah yang menang, di mana hanya punya sedikit tembahan ke gawang dan salah satunya jadi gol. Saya beri selamat kepada Napoli, meski saya rasa mereka tidak pantas mendapatkannya, sementara saya memberi selamat kepada tim saya yang seharusnya tidak kalah,” ujar Mourinho kepada DAZN.

Dia   juga mengklaim Il Partenopei tak pantas menang. Seperti ia mencak-mencak karena beberapa keputusan wasit Massimiliano Irratti merugikan timnya. “Laga yang sulit memang, meski kami mengontrol dengan baik. Tapi, kami kesulitan setelah banyaknya kartu merah dan mereka mencetak gol lewat satu peluang berbahaya yang dibuat di babak kedua. Jika bukan karena kartu kuning, Cristante bisa saja membuat pelanggaran lebih dulu dan menghalau serangan balik,” ujar Mourinho.

Di laga lain, Lazio merebut poin penuh kala bertandang ke markas Atalanta, di Stadion Atleti Azzurri d’Italia. Biancocelesti menang meyakinkan 2-0.

Lazio tampil dominan sepanjang pertandingan dengan 12 kali tembakan (5 on target) dan 54 persen penguasaan bola. Atalanta mencatatkan 7 shoots tanpa on target dan menguasai bola 46 persen.

Lazio membuka skor ketika pertandingan baru berjalan sepuluh menit. Mattia Zaccagni menyambut bola crossing Pedro dengan tembakan kaki kiri yang meluncur ke dalam gawang Atalanta.

Skuad asuhan Maurizzio Sarri menggandakan keunggulan pada menit ke-52. Bola sepakan kaki kanan Felipe Anderson tak bisa dibendung kiper Atalanta, Marco Sportiello. Atalanta bermain dengan sepuluh pemain jelang laga berakhir. Luis Muriel mendapat kartu kuning kedua usai pelanggarannya kepada Felipe Anderson.***

Vitus DP

Komentar