Gibran akan Karantina Pemudik di Solo Techno Park

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo menyiapkan Solo Tekno Park (STP) untuk masyarakat yang nekat mudik saat Lebaran nanti. Lokasi yang berada di belakang kampus UNS (Universitas Sebelas Maret), Kecamatan Jebres tersebut telah beberapa kali digunakan untuk ruang isolasi..

SOLO- Pemerintah Kota (Pemkot) Solo menyiapkan Solo Tekno Park (STP) untuk masyarakat yang nekat mudik saat Lebaran nanti. Lokasi yang berada di belakang kampus UNS (Universitas Sebelas Maret), Kecamatan Jebres tersebut telah beberapa kali digunakan untuk ruang isolasi.

“Tempat karantina ada, disiapkan. Nanti teknisnya pak Sekda,” kata Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka di Balai Kota Solo, Senin (5/4).

Dia menegaskan, kebijakan larangan mudik tetap tidak berubah, sesuai keputusan pemerintah pusat. Termasuk larangan mudik bagi ASN (aparatur sipil negara) di lingkungan Pemkot Solo yang ia sampaikan beberapa waktu lalu.

“Aturannya tetap dilanjutkan, tidak ada perubahan banyak. Mudik tetap tidak disarankan,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Solo, Ahyani menjelaskan, pihaknya tetap mengacu pada pemerintah pusat, terkait larangan mudik. Jika ada masyarakat yang tidak patuh, pihaknya sudah menyiapkan lokasi untuk karantina. Jika pada tahun sebelumnya, para pemudik ditampung di Graha Wisata, tahun ini dialihkan ke STP.

“Kita tetap merujuk dari pemerintah pusat, itu kan dilarang. Nanti kalau sampai Solo ya kita siapkan tempat untuk karantina di di Solo Techno Park,” terangnya.

Dia menyampaikan, pemkot akan memaksimalkan STP terlebih dahulu sebelum mencari tempat karantina lainnya. Di lokasi STP, menurutnya, bisa menampung 200 lebih tempat tidur. Untuk yang sudah terkonfirmasi positif Covid-19 akan dibawa ke Asrama Haji Donohudan, Boyolali.

Bagi yang nekat mudik, lanjut Ahyani, diwajibkan membawa surat keterangan sehat, hasil swab dan lainnya dari dinas terkait. Pihaknya juga akan mengoptimalkan Jogo Tonggo untuk mendeteksi kedatangan pemudik.

“Jogo Tonggo nanti yang akan melaporkan ke Satgas Covid-19, nanti kalau ada pemudik kita jemput,” jelasnya.

Untuk mempersempit ruang gerak pemudik, di perbatasan juga akan dilakukan screening. Screening akan dilakukan oleh tim cipta kondisi, yang terdiri dari kepolisianTNI dan Pemkot Solo (Satpol PP). Pihaknya juga menyiapkan armada di terminal maupun stasiun untuk menjemput warga luar kota yang nekat mudik.

“Screening akan dilakukan menjelang lebaran, sesuai petunjuk dari pemerintah pusat. Nanti lihat petunjuk pusat, waktunya kapan. Pusat kan tanggal 6-17 itu, nanti kita ikuti saja, masih nunggu waktunya,” pungkas Ahyani.  ***

Prayan Purba

Prayan Purba

Tulis Komentar

WhatsApp