Gempa Jatim: 8 Meninggal, 39 Luka dan Ribuan Rumah Rusak

Ruang rapat DPRD Kabupaten Blitar rusak akibat figuncang gempa bumi dengan kekuatan 6,7 SR, yang berpusat 82 kilometer Barat Daya Kabupaten Malang, Jawa Timur.

JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengintruksikan jajaran pemerintah pusat maupun daerah untuk segera melakukan langkah-langkah tangga darurat terhadap daerah terdampak gempa yang menggucang wilayah Jawa Timur (Jatim) dengan magnitude 6,1 pada  Sabtu (10/4).

“Saya telah memerintahkan kepada Kepala BNPB, kepada Kepala Basarnas, kepada Menteri Sosial, kepada Menteri Kesehatan dan juga Menteri PUPR serta Panglima TNI dan Kapolri beserta seluruh jajaran aparat terkait lainnya juga pemprov, pemerintah kota dan kabupaten untuk segera melakukan langkah-langkah tanggap darurat,” ujar Jakowi dalam keterangan pers, Minggu (11/4).

Jokowi meminta agar korban yang hilang segera dicari. Termasuk juga merawat korban-korban yang mengalami luka akibat adanya bencana gempa bumi tersebut.

“Mencari dan menemukan korban yang tertimpa reruntuhan. Dan segera melakukan perawatan pada korban yang luka-luka. Dan juga penanganan dampak dari adanya gempa bumi tersebut,” ujarnya.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Raditya Jati mengatakan, berdasarkan perkembangan pada Minggu (11/4) pukul 08.00 WIB, BNPB mencatat adanya korban meninggal dan luka-luka akibat gempa di Jatim.Seperti diketahui gempa ini terjadi pada hari Sabtu 10 April 2021 pukul 14.00 WIB.

“Perkembangan terkini, Minggu (11/4), pukul 08.00 waktu setempat, BNPB mencatat korban meninggal dunia 8 orang, luka ringan 36, luka sedang hingga berat 3 orang. BPBD Kabupaten Lumajang mengidentifikasi korban meninggal dunia di wilayahnya 5 orang, sedangkan Kabupaten Malang 3,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima wartawan, Minggu (11/4).

Dia mengatakan bahwa kerusakan di sektor pemukiman tercatat di 15 kabupaten/kota di Jatim. Kerusakan juga dialami fasilitas umum (fasum) dengan total kerusakan sejumlah 150 unit. Selain itu, total rumah rusak dengan kategori berbeda berjumlah 1.189 unit.

https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8wNC8xMC8xLzEzMTczNC8wLw== “Dengan rincian rusak berat 85 unit, rusak sedang 250 dan rusak ringan 854,” ujar dia.

Dia mengatakan di Kabupaten Malang dilaporkan 525 unit rumah rusak ringan, 114 rumah rusak sedang dan 57 rusak berat.

“Sedangkan kerusakan pada fasilitas pendidikan 14 unit, fasilitas kesehatan 8, tempat ibadah 26 dan jembatan 6 titik,” ujar Raditya.

Kemudian di Kabupaten Blitar melaporkan kerusakan rumah rusak ringan 217 unit, rusak sedang 85 dan rusak berat 10. Sedangkan kerusakan fasum kantor 9 dan balai desa 3. “Sejumlah kerusakan lain dilaporkan oleh beberapa BPBD di Provinsi Jawa Timur, seperti wilayah Kabupaten Lumajang, Pasuruan, Trenggalek, Probolinggo, Ponorogo, Jember, Tulungagung, Nganjuk, Pacitan, sedangkan wilayah kota yaitu Blitar, Kediri, Malang dan Batu,” pungkasnya.***

Osmar Siahaan

Osmar Siahaan

Tulis Komentar

WhatsApp