International Media

Selasa, 29 November 2022

Selasa, 29 November 2022

Gelar Seminar, Sekolah Terpadu Pahoa Undang Prof. Satyanegara  Berikan Ceramah “Mimpi Pemuda”

Prof. Dr. Dr. Satyanegara, Sp.BS (K) berfoto bersama pimpinan YPP Pahoa, pihak Sekolah Pahoa dan siswa SMP Pahoa.

JAKARTA—Prof. Dr. Dr. Satyanegara, Sp.BS (K), Kamis (20/10) lalu menjadi pembicara Seminar “Mimpi Pemuda” yang diikuti oleh siswa-siswi SMP Terpadu Pahoa untuk menyampaikan  seminar Mimpi Pemuda.

299 siswa SMP Pahoa, Ketua Bidang Akademik, Ketua Bidang Non Akademik, Kepala Sekolah, Pimpinan Departemen dan guru hadir dalam seminar tersebut.

Prof. Dr. Dr. Satyanegara, Sp.BS (K) memasuki ruangan dengan didampingi Ketua dan anggota YPP Pahoa.

Prof. Dr. Dr. Satyanegara, Sp.BS (K) menjelaskan biografi dirinya sejak kecil hingga meraih gelar professor.

Selain itu juga target hidupnya, tujuan memilih spesialisasi, motivasi serta alasan dirinya memutuskan untuk menjadi ahli bedah saraf.

Prof. Dr. Dr. Satyanegara, Sp.BS (K) fasih berbahasa Indonesia namun terkadang kita bisa merasakan dialek Semarang sang professor.

Dia juga menjelaskan orangtuanya mendidiknya dengan cara yang tegas dan disiplin. Ia juga memberitahukan para siswa di SMP Pahoa bahwa dibutuhkan waktu selama 28 tahun baginya mulai dari SMA hingga memperoleh gelar professor. Pendidikan kedokteran dipelajarinya di Tokyo, Jepang. Hingga akhirnya pemerintah Indonesia memanggilnya kembali ke kampung halamannya.

Huang Yu Zhun, Xu Sheng Wen, Prof. Dr. Dr. Satyanegara, Sp.BS (K), You Hong Liang, Li Li Ying serta pimpinan Sekolah Pahoa berfoto bersama.

Selama sesi tanya jawab, para siswa dengan rasa nyaman meminta pendapat Prof. Dr. Dr. Satyanegara, Sp.BS (K). Bagaimana mewujudkan mimpi mereka jika orang tua tak setuju dengan keinginan mereka serta kehidupan seorang dokter rumah sakit.

Prof. Dr. Dr. Satyanegara, Sp.BS (K) memberikan jawaban yang bijaksana. Hal tersebut membutuhkan dialog dari hati ke hati dengan orang tua.

Dan dipadu dengan prestasi akademik yang luar biasa. Agar memudahkan orang tua untuk memahami kemampuan anaknya.

Prof. Dr. Dr. Satyanegara, Sp.BS (K) menyatakan dirinya melakukan semua upaya dengan giat untuk meraih gelar di bidang pendidikan.

Prof. Dr. Dr. Satyanegara, Sp.BS (K) meninjau TK Pahoa dan perpustakaan.

Di antara upaya tersebut yaitu memenuhi harapan orang tua dan membuat mereka bangga. Ini seperti ajaran moral Konfusius di Sekolah Terpadu Pahoa. Sekaligus menjadi inspirasi dan contoh berbakti kepada orangtua.

Dia mengatakan sebagai dokter di rumah sakit, yang utama adalah membuat pasien merasa nyaman. Juga bersikap ramah kepada pasien dan berusaha menyembuhkan pasien semaksimal mungkin tanpa menyebabkan cacat.

Dalam seminar yang ringan dan lucu ini, para siswa SMP Pahoa terinspirasi dan ingin merealisasikan target dan mimpi masing-masing. Membutuhkan perjuangan yang serius serta semangat berkorban.

Para siswa juga semakin yakin para guru Pahoa mengajarkan mereka untuk selalu berbakti kepada orang tua. Kelak menjadi kekuatan dalam kehidupan mereka di masa depan.

Dan mereka tidak akan menyesal saat orang tua mereka sudah tiada. Tidak ada yang bisa menggantikan kebaikan orang tua kepada anak-anaknya.

Ketika Prof. Dr. Dr. Satyanegara, Sp.BS (K) mengunjungi Sekolah Terpadu Pahoa untuk pertama kalinya, dia menyatakan terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan keluarga besar Pahoa.

Dia juga amat terkesan dengan sistem manajemen Sekolah Terpadu Pahoa yang baik.

Prof. Dr. Dr. Satyanegara, Sp.BS (K) berkata kepada kepala sekolah, “Saya tidak menyangka Sekolah Pahoa begitu bersih dan disiplin. Juga begitu fokus dalam mendidik siswa. Setelah membaca Buletin Pahoa, saya merasa bahwa Pahoa amat serius dalam mendidik generasi muda.” Prof. Dr. Dr. Satyanegara, Sp.BS (K) juga berdoa dan berharap agar “Pahoa terus berjuang sesuai visi misinya”.

Pernyataan tersebut terlontar saat Prof. Dr. Dr. Satyanegara, Sp.BS (K) mengunjungi peninggalan budaya dan museum kecil Sekolah Terpadu Pahoa.  Prof. Dr. Dr. Satyanegara, Sp.BS (K) mendengarkan cerita anggota Dewan Komisaris Sekolah YPP Pahoa Xu Sheng Wen, sambil melihat foto dan mendengarkan penjelasan mengenai sejarah sekolah dari sejak berdiri tahun 1900 hingga pembangunan kembali pada 2008 sampai saat ini.

Sebelum seminar dimulai, Prof. Dr. Dr. Satyanegara, Sp.BS (K) juga menyempatkan diri untuk mengunjungi TK Pahoa serta melihat proses pembelajaran yang sedang berlangsung.

Kemudian dia berkeliling untuk melihat perpustakaan sekolah dan taman sekolah yang berada di roof top.

Terakhir, pada kesempatan yang baik itu, Ketua Pelaksana Yayasan Pendidikan Pahoa You Hong Liang saling bertukar buku dengan Prof. Dr. Dr. Satyanegara, Sp.BS (K) sebagai cenderamata. jhk/din

Sukris Priatmo

Komentar