Gara-gara Kucingnya Dipukul, Anak Bacok Ayah Kandungnya hingga Kritis

Abdullah Chaniago (90) kritis seteLah dibacok anak kandungnya.

DELISERDANG –  Hanya gara-gara kucingnya dipukul, Amran (45), warga Blok I, Gang Pancasila, Dusun IV, Desa Dalu Sepuluh A, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara (Sumut), nekat membacok ayah kandungnya yang sudah uzur, Abdullah Chaniago (90).

Kini kondiri Abdullah kritis dalam perawatan intensif di Rumah Sakit Grandmed Lubuk Pakam karena mengalami luka di kepalanya akibat dibacok anaknya.

Peristiwa keji itu dilakukannya setelah berbuka puasa, Senin (19/4).

Kasat Reskrim Polresta Deliserdang, Kompol Muhammad Firdaus menyebutkan pelaku sudah diamankan di Polresta Deliserdang.

“Memang ada informasi awal jika pelaku mengalami gangguan jiwa, tapi untuk memastikannya kita harus memeriksa keluarganya apakah memang pelaku mengalami gangguan jiwa atau tidak. Soal motifnya masih didalami,” terangnya saat dikonfirmasi, Selasa (20/4).

Menurut informasi dari warga, Amran sudah lama mengalami gangguan jiwa, dan hal ini dikuatkan oleh Fasilitator SLRT Dinas Sosial Deliserdang atas nama Indra bahwa pelaku pernah dibawa berobat ke Rumah Sakit Jiwa pada tahun 2018.

Saat ini Amran dirawat di  RSUD Deliserdang karena mengalami luka-luka di kepala akibat lemparan batu dan pukulan warga  yang geram atas perbuatannya kepada sang ayah.

Sedangkan Abdullah Chaniago dalam perawatan di Rumah Sakit Grandmed Lubuk Pakam mengalami luka bacok di kepala.

Polsek Tanjung Morawa dan Pemerintah Kecamatan Tanjung Morawa membawa korban ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif, mengamankan pelaku dari amukkan massa dan membawa berobat akibat luka yang dideritanya dari lemparan dan pukulan dari massa. Selain itu, berkoordinasi dengan pihak Dinas terkait sehubungan dengan tindak lanjut terhadap pelaku, sebab pelaku mengalami gangguan jiwa.***

Osmar Siahaan

Osmar Siahaan

Tulis Komentar

WhatsApp