Emil Heran Setiap Kunjungan ke Daerah Dikaitkan Pemilu 2024

Ridwan Kamil Saat Menghadiri Grand launching BeliBali di Bali.

DENPASAR- Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil melawat ke Bali, Jumat (17/9). Namun dia menegaskan, kunjungan tersebut tak terkait dengan politik. Pria dengan sapaan akrab Kang Emil ini, mengatakan lawatannya dalam rangka kepentingan program Grand launching BeliBali dengan PT. Digital Ekonomi Indonesia untuk penjualan produk UMKM dan pelaku ekonomi kreatif Bali melalui marketplace Borongdong.id.

“Saya jawab jujur yah, saya jawab tidak ada. Cuma saya itu susah kemana-mana pertanyaan selalu itu. Jadi, mau programnya apa saja, ditafsir (Pilpres 2024),” kata Kang Emil, di Sanur, Denpasar, Bali, Jumat (17/9).

Namun, menurutnya hal itu wajar saja ketika menjadi seorang pemimpin yang kadang mendapat tepukan tangan dan kadang juga dibully. “Karena kami pemimpin ini makhluk di panggung. Kalau di panggung orang lihat kadang ditepuki, kadang di bully, ditafsir. Jadi saya kira tidak ada (safari politik),” katanya.

Dia juga menceritakan, hubungan dengan Bali sudah cukup lama secara historis. Karena, dirinya juga memiliki banyak karya desainer pembangunan di Bali, sebelum dirinya menjadi Gubernur Jawa Barat.

“Bisa lihat sebelum saya jadi gubernur. Saya, banyak mengerjakan membantu pembangunan Bali. Grand Inna Putri di Nusa Dua itu karya saya. Itu hotel yang dulu paling murah, sekarang bisa bersaing dan income-nya melebihi semua income hotel-hotel di Grup Ina,” ujarnya.

“Saya bikin hotel di Bandara Bali. Hotel Novotel itu karya saya. Hotel Tijili di Seminyak (Kuta) saya desain. Masjid di Bandara (saya juga). Jadi, historis saya dengan Bali jauh sebelum saya masuk politik,” ungkapnya.

Dia juga menerangkan, untuk soal urusan politik atau Pilpres dirinya tidak pernah menargetkan. Karena, menurutnya menjadi pemimpin itu takdir dari Tuhan.

“Kalau urusan itu, saya itu tidak pernah target-target karena itu takdir Tuhan. Kalau pintunya ada Bismillah, kalau tidak ada, ya tidak ada masalah. Kira-kira begitu,” ujarnya.

“Saya, menjadi gubernur saja tidak pernah cita-cita. Tapi, kalau sudah berada dalam satu posisi, saya mencoba memberikan yang terbaik buat masyarakat,” katanya.

Dia juga mengungkapkan, adanya program yang dilaunching saat ini dengan didampingi Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati atau Cok Ace, karena curhatan para pedagang asal Jawa Barat di Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali, karena terdampak pandemi Covid-19.

“Intinya ke sini betul-betul karena curhatan warga Ubud itu, 500 pedagang Jawab Barat yang tinggal di Bali. Itu gara-gara itu, kalau saya tidak bertemu dengan 500 warga Jabar yang curhat di tahun lalu, tidak ada hari ini kira-kira begitu. Jadi itulah motivasi sebenar-benarnya, sejujurnya-jujurnya,” ujar Ridwan Kamil. ***

Prayan Purba

Prayan Purba

Tulis Komentar

WhatsApp