El Clasico Kembali Jadi Milik Madrid

Karim Benzema melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Barcelona. (ft: managingmadrid.com)

MADRID – Real Madrid meraih kemenangan penting atas seteru abadinya, Barcelona, dalam duel El Clasico, Minggu (11/4) dinihari WIB. Pada laga di Alfredo Di Stefano Stadium itu, Madrid unggul terlebih dahulu di babak pertama lewat Karim Benzema dan Toni Kroos. Di babak kedua, Barca hanya sanggup memperkecil kedudukan lewat gol Oscar Mingueza.

            Laga berjalan ketat dan keras membuat wasit mengeluarkan kartu merah untuk Casemiro pada menit 90. Dia diusir wasit setelah mendapat kartu kuning kedua usai melanggar melanggar Mingueza.

Madrid pun sukses melewati dua dari ujian berat sepanjang sepekan, setelah beberapa hari sebelumnya menang 3-1 atas Liverpool di leg pertama perempatfinal Liga Champions.

Kini tinggal satu ujian lagi, yakni leg kedua di Anfield  tengah depan ini. Tapi, Madrid sudah mendapat masalah ketika Lucas Vazquez mendapat cedera lutut di laga ini dan menambah panjang daftar pasien di ruang perawatan.

Real Madrid dua kali mengalahkan Barcelona musim ini. Jika dirunut sejarahnya, Los Blancos kemungkinan besar bisa bertakhta lagi di LaLiga.

Pemain Real Madrid bersuka cita kalahkan musuh bebuyutan. (foto: en.as.com)

Dikutip ESPN, Madrid sudah lama tidak mengalahkan Barcelona kandang dan tandang selama semusim liga. Terakhir Madrid melakukannya pada musim 2007/2008.

Saat itu Madrid menang 1-0 di Camp Nou dan 4-1 di Santiago Bernabeu. Sementara musim ini, Madrid lebih dulu menang 3-1 di markas Barcelona.

Uniknya di musim 2007/2008, Madrid berhasil menjuara liga untuk dua musim beruntun. Untuk memperkuat fakta tersebut. Misterchip mengeluarkan data bahwa Real Madrid sering jadi juara ketika mereka menyapu bersih El Clasico selama semusim di liga. Entahlah untuk musim ini.

Walau menang, pelatih Zinedine Zidane mengakui kalau Real Madrid  kelelahan harus melewati jadwal padat di sepertiga akhir musim ini. Apalagi stok pemain terbatas karena badai cedera.

Di laga kontra Barcelona, Zidane cuma melakukan satu pergantian, Federico Valverde menggantikan Marco Asensio. Maka kemungkinan besar skuat yang sama akan bermain lawan Liverpool.

Belum lagi mereka masih harus menghadapi laga tricky kontra Sevilla, Athletic Bilbao dan Villarreal. “Jalan masih panjang.  Kami akan istirahat besok setelah melalui dua laga berat. Saya tidak tahu seperti apa akhir musim nanti, karena kami benar-benar sudah kelelahan,” ujar Zidane seperti dikutip Marca.

Melalui akun Twitter-nya, Benzema mengungkapkan suka cita atas raihan tiga poin yang didapat Los Blancos.  “Kemenangan,” tulis Benzema dengan ditambahi tagar Alhamdulillah dan emoji pedang yang menyilang.

Total, Benzema telah mengemas 19 gol pada musim ini. Setidaknya perolehan gol Benzema mendekati sang pemuncak top skor sementara yakni Lionel Messi.

Kapten Barcelona itu masih nyaman berada di posisi teratas dan belum tergoyahkan hingga pekan ke-30 ini. Meski pada El Clasico Messi tak mampu menciptakan gol, tetapi ia masih aman dengan raihan 23 gol.

Terakhir, Messi mencetak gol untuk Barcelona terjadi pada laga kontra Real Sociedad. Pada laga tersebut, La Pulga berhasil mengemas dua gol untuk kemenangan Barelona 6-1.

Lionel Messi selalu dijaga ketat oleh para pemain Real Madrid. (Foto: barcablaugranes.com)

 Di pihak Barcelona, pelatih Ronald Koeman menyebutkan, performa timnya mengalami ketimpangan di babak pertama. “Pertama, saya cuma ingin bilang kalau di babak pertama kami tidak bagus, baik dalam menyerang maupun bertahan. Di babak kedua, kami membaik,” ujarnya seperti dikutip dari Marca.

Ia juga menyoroti kinerja wasit.  Pelatih asal Belanda itu menilai timnya layak dapat penalti atas pelanggaran yang dilakukan Ferland Mendy kepada Martin Braithwaite di menit-menit akhir babak kedua.

 “Kalau anda fans Barcelona, Anda marah, Anda tidak senang dengan beberapa keputusan wasit.  Saya cuma meminta wasit mengambil keputusan tepat. Itu penalti dan kemudian cuma menambah empat menit injury time ketika wasit menghabiskan tiga menit (membetulkan masalah komunikasi) dengan VAR. Tapi penaltinya jelas. Ada wasit, hakim garis, VAR. Namun Barca tidak kalah karena wasit, saya tidak mau sejauh itu,” kata Koeman. Kini Madrid  mengumpulkan 66 poin dari 30 laga, sementara Lionel Messi dkk terpaut satu angka dari Madrid. ***

Vitus Dotohendro Pangul

Vitus Dotohendro Pangul

Tulis Komentar

WhatsApp