Eksepsi Habib Rizieq Ditolak, Hakim Minta Jaksa Lanjutkan Pemeriksaan Pokok Perkara

Habib Rizieq Shihab saat dalam persidangan.

JAKARTA (IM)  Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur menolak eksepsi atau nota keberatan dari terdakwa Habib Rizieq Shihab dalam perkara karantina kesehatan yang menjeratnya.

Hakim Ketua yang memimpin jalannya persidangan Suparman Nyompa mengatakan, alasan keberatan yang dikemukakan terdakwa sudah masuk ke dalam materi perkara.

“Keberatan atau eksepsi terdakwa dan penasihat hukum terdakwa tidak dapat diterima,” kata Suparman Nyompa di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Selasa (6/4).

Majelis hakim mengatakan dakwaan yang disusun Jaksa Penuntut Umum (JPU) telah memenuhi KUHAP.

“Untuk membuktikan terdakwa melakukan perbuatan atau tidak melakukan perbuatan sebagaimana didakwa JPU maka harus memeriksa bukti persidangan,” ujarnya.

Majelis Hakim memerintahkan JPU untuk melanjutkan pemeriksaan pokok perkara. Adapun, JPU menyanggupinya dan meminta waktu kepada Majelis Hakim selama sepekan guna memanggil para saksi.

Sebagai informasi Habib Rizieq Shihab dalam persidangan ini didakwa melakukan penghasutan yang menimbulkan kerumunan di Petamburan, Jakarta Pusat. Hal itu dianggap melanggar peraturan terkait pandemi Covid-19.

Habib Rizieq Shihab didakwa dengan pasal berlapis. Adapun pasal yang menjerat Habib Rizieq dalam persidangan perkara penghasutan terkait kerumunan di Petamburan, sebagai berikut:

1. Pasal 160 KUHP juncto Pasal 93 Undang-Undang Republik Indonesia (UU RI) Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP

2. Pasal 216 ayat (1) KUHP juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP

3. Pasal 93 UU Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP

4. Pasal 14 ayat (1) UU RI Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP

5. Pasal 82A ayat (1) juncto 59 ayat (3) huruf c dan d UU RI Nomor 16 Tahun 2017 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Perubahan atas UU Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan Menjadi Undang-Undang juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP juncto Pasal 10 huruf b KUHP juncto Pasal 35 ayat (1) KUHP.

1.388 Personel Gabungan

Sebanyak 1.388 personel gabungan TNI-Polri dan Pemprov DKI Jakarta diterjunkan melaksanakan pengamanan jalannya  persidangan Habib Rizieq Shihabdi PN Jaktim, Selasa (6/4).

“Ada 1.388 personel dari TNI, Polri (sebelumnya pekan lalu 1.394 personel). Kami masih memasang barrier di depan dan pembatasan-pembatasan sehingga mengurangi potensi massa,” ujar Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Erwin Kurniawan

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus menyebutkan dalam persidangan Habib Rizieq Shihab aparat kepolisian selalu melaksanakan rapat koordinasi pengamanan dari malam sebelumnya. Untuk meminimalisir potensi gangguan keamanan dalam jalannya persidangan Habib Rizieq, polisi sebelumnya juga selalu melibatkan anggota Brimob, tim K9, dan Jibom Gegana.***

Osmar Siahaan

Osmar Siahaan

Tulis Komentar

WhatsApp