International Media

Senin, 23 Mei 2022

Senin, 23 Mei 2022

Dukung Periode Angkutan Lebaran, Skytrain Bandara Soetta Dioperasikan Kembali

Skytrain di Bandara Internasional Soekarno-Hatta sedang melintas.

TANGERANG- PT Angkasa Pura II mengoperasikan kembali skytrain atau kalayang untuk melayani perpindahan penumpang antarterminal di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang.

Executive General Manager Bandara Soekarno-Hatta, Agus Haryadi mengatakan, kalayang dioperasikan selama 25 April sampai dengan 10 Mei 2022 dalam rangka mendukung periode angkutan Lebaran.

“Hari ini kita mengoperasikan kembali skytrain yang kurang lebih sudah dua tahun sejak pandemi Covid-19 ini kita istirahatkan,” ujarnya saat meninjau pengoperasian kalayang di Stasiun Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Senin (25/4).

Sebelum dioperasikan kembali saat ini, katanya, fasilitas kalayang seperti sistem kelistrikan dan signaling sudah dilakukan perawatan dan pengecekan, serta hasilnya berjalan dengan baik.

“Konsep operasi kita memang ini untuk mendukung selama angkutan Lebaran. Jadi dioperasikan tanggal 25 April sampai 10 Mei nanti. Tapi kami masih mempertimbangkan, kalau kemudian nanti tren traffic penumpangnya ternyata masih selalu di atas 100 ribu ini ada kemungkinan kita bisa operasikan kembali,” terangnya.

Agus menyebutkan, konsep operasional kalayang masih tetap sama seperti sebelum pandemi Covid-19. Ada dua unit kalayang dengan jam operasional mulai pukul 06.00-21.00 atau 15 jam setiap hari yang dioperasikan.

“Saya kira (jam operasional) ini cukup karena pergerakan penumpang di malam hari ini juga cukup rendah,” ucapnya.

Untuk pola operasi Skytrain mulai dari Terminal 1 – Stasiun Kereta Bandara – Terminal 2 – Terminal 3 dan sebaliknya. Waktu pemberhentian di setiap shelter hanya 1 menit dan waktu kedatangan kalayang di setiap shelter per 13 menit.

“Jadi tidak ada yang berubah. Kita tidak melakukan modifikasi operasi karena saya pikir terlalu riskan. Jadi kalau hanya operasi satu train set, ini waktu tunggunya jadi lama sekali dan ini tidak efektif untuk pergerakan penumpang,” jelasnya.

Agus menyampaikan, pihaknya juga mengaktifkan kembali layanan shuttle bus menuju terminal yang bisa diakses melalui gedung Transit Oriented Development (TOD) MI atau pintu belakang.

Shuttle bus akan beroperasi 24 jam dan tersedia dua pilihan yaitu airport free shuttle bus (gratis) dan airport paid shuttle bus (berbayar). Shuttle bus yang gratis dapat diakses melalui lantai dasar Gedung TOD M1, sementara yang berbayar dapat diakses melalui lantai 2 Gedung TOD

Adapun rute airport free shuttle bus mulai dari TOD M1 – Gedung ACS – Terminal 2 (Gate 3) – Stasiun Kereta Bandara – Halte Kargo – Terminal 3 (Gate 3) – Terminal 1A & B – Gedung ACD – Gedung TOD M1 (Lantai 1).

Sementara rute airport paid shuttle bus di Bandara Soekarno Hatta adalah TOD M1 – Gedung ACS – Gedung MPS – Terminal 2 (Gate 5) – Halte Parkir Inap 1 – Stasiun Kereta Bandara – Halte Imigrasi – Terminal Kargo – Terminal 3 (Gate 4) -Terminal 1B – Gedung ACD – Gedung TOD M1 ( Lantai 2).

“Jadi kita totalnya ada 20 unit shuttle bus yang beroperasi 1 kali 24 jam dimulai dari titik operasinya di TOD sampai ke seluruh titik-titik pengantaran dan penjemputan,” pungkasnya. ***

Prayan Purba

Komentar