International Media

Jumat, 30 September 2022

Jumat, 30 September 2022

Dubes Djauhari Hadiri Peresmian China-Indonesia Industrial Cooperation Research Center

Dubes Djauhari Oratmangun dalam peresmian China-Indonesia Industrial Cooperation Research Center.

BEIJING—Duta Besar Indonesia untuk Tiongkok Djauhari Oratmangun Rabu (14/9) lalu menghadiri prosesi peresmian China-Indonesia Industrial Cooperation Research Center di Fujian Polytechnic Normal University.

Dubes Djauhari Oratmangun adalah duta besar negara asing pertama yang mengunjungi perguruan tinggi tersebut sejak 45 tahun didirikannya Fujian Polytechnic Normal University.

Dubes Djauhari Oratmangun dalam peresmian China-Indonesia Industrial Cooperation Research Center.

         Dubes Djauhari dalam pidatonya mengutip sebuah kalimat bahasa Tionghoa yang bermakna “Kita tidak bisa melakukan sesuatu sendirian”, mengingatkan berbagai negara butuh berperan aktif bersama dalam menghadapi tantangan global saat ini yang kompleks.

         Selain itu, Dubes Djauhari menyampaikan apresiasi atas berdirinya China-Indonesia Industrial Cooperation Research Center.

Dubes Djauhari Oratmangun berfoto bersama perwakilan yang hadir dalam acara tersebut.

Dan menekankan akan lebih mempererat  kerjasama bidang ekonomi perdagangan antara kedua negara.

         Sekretaris Dewan Partai Fujian Polytechnic Normal University Lai Hairong, Ketua Dewan Direksi Rongqiao Group Lin Hongxiu, Rektor Fujian Polytechnic Normal University Liao Shenji, Ketua Perhimpunan Fujian Indonesia, Wakil Rektor Universitas Al Azhar Indonesia serta hampir dua ratus undangan online dan offline menyaksikan upacara pembukaan tersebut.

         Setelah upacara, Dubes Djauhari Oratmangun kepada para mahasiswa menjelaskan hubungan Indonesia-Tiongkok saat ini, prediksi perkembangan dan masa depan hubungan kedua negara.

Dubes Djauhari Oratmangun berfoto bersama mahasiswa Fujian Polytechnic Normal University.

         Terakhir Dubes Djauhari memotivasi para mahasiswa harus terus mengembangkan kemampuan diri.  Tanpa melupakan nilai-nilai budaya bangsa sendiri. Menguasai bahasa dan budaya Indonesia maka akan berkesempatan mengunjungi langsung Indonesia.

         China-Indonesia Industrial Cooperation Research Center yang pendiriannya dianjurkan oleh pemerintah provinsi Fujian.

Perpustakaan Fujian Polytechnic Normal University sebagai lokasi pertemuan.

Untuk terus mendorong model kerjasama ekonomi Indonesia Tiongkok yang diajukan pada awal tahun 2021 “Two Countries Twin Park”.

Saat ini, pihak Indonesia telah mendirikan tiga kawasan kerjasama, yaitu Bintan Industrial Estate, Aviarna Industrial Estate, Batang Industrial Park; Yuanhong Investment Zone Kota Fuzhou Provinsi Fujian sebagai kawasan industry pihak Tiongkok. idn/din

Sukris Priatmo

Komentar

Baca juga