International Media

Jumat, 30 September 2022

Jumat, 30 September 2022

Dua Lagi Pengeroyok Ade Armando yang Belum Tertangkap

Ade Armando babak belur dikeroyok pendemo 11 April 2022.

JAKARTA – Dua lagi pelaku pengeroyokan terhadap penggiat media sosial Ade Armando saat kericuhan aksi demonstrasi 11 April di depan Gedung DPR/MPR, masih diburu pihak kepolisian.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan menjelaskan, sebelumnya polisi telah menangkap enam tersangka dan masih ada dua lagi  yang tengah dalam pengejaran salah satunya Bernama Ade Purnama.

“Masih ada dua orang lagi, pertama atas nama Ade Purnama sama satu lagi yang pria pakai topi itu,” ujar Zulpan saat dikonfirmasi, Senin (18/4).

Zulpan belum dapat mengungkap siapa sosok satu tersangka lain yang menggunakan topi saat aksi pengeroyokan Ade Armando di depan gedung DPR/MPR. Dia hanya mengatakan bahwa kedua tersangka tersebut hingga kini masih dalam pengejaran kepolisian.

“Iya masih dalam pengejaran. Oleh penyidik di lapangan masih dikejar lah,” kata Zulpan.

Polisi menyebut ada enam pengeroyok Ade Armando yang ditangkap saat aksi demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR, Jakarta Pusat, Senin (11/4/2022). Keenam pengeroyok yang sudah ditangkap, yaitu Komarudin, M Bagja, Dhia Ul Haq, Abdul Latip, Markos Iswan, dan Alfikri Hidayatullah.

Selain itu, polisi juga menangkap seorang pria bernama Arief Pardiani yang diduga menjadi provokator aksi pengeroyokan tersebut.

“Terhadap mereka yang sudah ditangkap, kami periksa dan mereka ditetapkan sebagai tersangka aksi kekerasan ini,” kata Zulpan.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol. Fadil Imran, sebelumnya  mengultimatum para pelaku pengeroyokan Ade Armando. Dia mengaskan akan melakukan penangkapan kepada para pelaku jika tidak segera menyerahkan diri.

“Jika tak menyerahkan diri akan kami tangkap,” kata Fadil di Kompleks Parlemen, Senin (11/4) lalu.

Ultimatum jenderal bintang dua diberikan karena pihaknya telah memegang identitas para pelaku pengeroyokan.

“Kami sudah mengidentifikasi kelompoknya sekaligus orangnya,” katanya.

Tak hanya itu, Fadil juga menyampaikan bahwa pihaknya tengah mengidentifikasi sejumlah orang yang berdebat dengan Ade sebelum pengeroyokan terjadi. Sebab, hal itu memancing aksi pemukulan.

“Kita akan dalami orang-orangnya, akan kita kejar karena dia memprovokasi melakukan penyerangan kepada Ade,” kata Fadil.

Sebelumnya, beredar sejumlah video pengeroyokan yang dilakukan oleh sejumlah masa terhadap Ade Armando saat berada di tengah-tengah masa demo 11 April 2022. Selain dipukul oleh masa, Ade Armando juga ditelanjangi oleh masa.

Dari sejumlah video yang beredar Ade berada di tengah-tengah masa demo kemudian cekcok dengan sejumlah masa. Tak lama kemudian ada sejumlah masa yang kemudian melancarkan pukulan terhadap Ade Armando.

Tak hanya satu pukulan tersebut kemudian disambut oleh sejumlah masa lainnya. Sempat ada satu orang yang menghentikan namun orang tersebut disingkirkan oleh masa dan Ade dikeroyok oleh masa

Saat dikeroyok sampai babak belur, Ade memasang tangan di bagian muka dan kepala. Namun hal itu tak membuat masa berhenti malah masa semakin banyak melancarkan pukulan.

Setelah dipukuli Ade terjatuh dan masih tetap dikeroyok oleh masa. Tak lama setelah itu sejumlah masa menelanjangi celana Ade Armando. https://545045563714a262c9d057c7ddb1d6c8.safeframe.googlesyndication.com/safeframe/1-0-38/html/container.html Hingga akhirnya ada sejumlah masa yang merasa iba dan meminta masa menghentikan pukulan terhadap Ade Armando. Kemudian sejumlah pihak kepolisian mengamankan Ade Armando.***

Osmar Siahaan

Komentar

Baca juga