Dua Kuli Bangunan Meninggal Setelah Tertimpa Tembok yang Roboh di Jakpus

Dua kuli bangunan tewas tertimpa tembok yang roboh di Benhil, Jakarta Pusat.

JAKARTA – Dua kuli bangunan meninggal dunia setelah tertimpa bangunan roboh di Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (16/4) siang.

Kapolsek Tanah Abang Kompol Singgih Hermawan membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, peristiwa itu terjadi pada pukul 11.45 WIB di Jalan Danau Limboto, Bendungan Hilir.

“Iya benar, saya lagi cek TKP (tempat kejadian perkara),” kata Singgih saat dikonfirmasi, Jumat (16/4) siang.

Dua korban meninggal yakni Supriyono (31) dan Riski Saputra (21). Keduanya adalah kuli bangunan yang sedang mengerjakan proyek rumah yang roboh itu. Jenazah kedua korban sudah dievakuasi. Dalam kejadian ini seorang pekerja bernama Tarman (49), selamat, Ia hanya mengalami luka di bagian kepala. Polisi kini masih mengidentifikasi tempat kejadian perkara serta mencari sejumlah saksi untuk menyelidiki peristiwa ini.

Tarman menceritakan dan detik-detik tewasnya dua rekan kerjanya. Saat itu Tarman bersama dua rekannya itu tengah menrjakan pembangunan rumah yang rencananya dibangun satu lantai. Hanya saja, salah satu sisi tembok bangunan yang tengah dikerjakan tiba-tiba roboh.

“Kita lagi kerja. Nah temboknya ini kita kasih ring, baru kita kasih meter sudah roboh. Jadi tembok yang enggak kuat,” kata Tarman di lokasi kejadian, Jumat (16/4).

Tembok yang roboh itu menimpa Tarman dan dua rekannya. Tarman mengalami luka di bagian kepala. Sementara kedua rekannya tidak berhasil diselamatkan karena hantaman tembok yang cukup kencang.

“Yang kerja ada tiga orang mas. Yang kejatuhan dua orang. Saya kejatuhan tapi kan posisi saya di bawah jadi enggak kenapa-kenapa,” ujarnya.

Dua korban meninggal yakni Supriyono (31) dan Riski Saputra (21). Keduanya adalah warga Blora, Jawa Tengah. Kapolsek Tanah Abang Kompol Singgih Hermawan mengatakan, pihaknya menerima laporan terkait peristiwa ini pukul 11.45 WIB. Lokasi kejadian berada di Jalan Danau Limboto, Bendungan Hilir, Jakarta Pusat. Hingga saat ini petugas kepolisian masih menutup area lokasi rumah tersebut dan melakukan penyelidikan.***

Osmar Siahaan

Osmar Siahaan

Tulis Komentar

WhatsApp