Dua Jenazah Terduga Teroris yang Ditembak di Makassar Diserahkan ke Pihak Keluarga

          MAKASSAR (IM) – Dua jenazah terduga teroris yang ditembak anggota Densus 88 Antiteror Mabes Polri di Kota Makassar diserahkan ke pihak keluarga. Terduga teroris akan dimakamkan di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel).

          Isak tangis keluarga pecah saat melihat jenazah terduga teroris di kamar mayat Rumah Sakit Polri Bhayangkara Makassar di Jalan Andi Mappaoddang, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Kamis (7/1) siang.

          Sejumlah keluarga bahkan jatuh pingsan, saat melihat jasad keluarganya sudah dimasukkan ke dalam peti jenazah. Sementara beberapa keluarga terduga teroris lainnya, menggelar salat berjamaan di depan peti mati.

          Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Zulvan mengatakan, usai pihak keluarga terduga teroris mensalatkan keduanya, jenazah kedua terduga teroris langsung dibawa ke Kabupaten Gowa dengan pengawalan ketat polisi.

          Sebelumnya, dua warga Kota Makassar tewas ditembak mati Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri lantaran meawan saat akan ditangkap di rumahnya di Perumaha Villa Mutiara, Kelurahan Bulorokeng, Kecamatan Biringkayana, Kota Makassar, pada Rabu (6/1).

          Belakangan diketahui, mereka masuk dalam kelompol JAD, dan sempat menyuplai dana kasus bom bunuh diri gereja di Jolo, Filipina.

          Selain menembak mati dua terduga teroris, dalam pengerebekan itu, Tim Densus 88 Antiteror juga mengamankan 18 orang dlainnya. Saat ini mereka masih dalam pemeriksaan polisi. Bersamaan dengan itu, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya busur panah, parang, anak panah dan senapan angin.

          Senjata-senjata tersebut juga yang dipakai dua terduga teroris Rizaldy (22) dan Ajiz (44) untuk melawan petugas. Mereka ditembak mati saat akan diamankan tim Densus 88. Terduga kelompok teroris ini merupakan bagian dari Anshor Daulah Islamiyah, bagian dari Jemaah Ansharut Daulah (JAD) yang berafi liasi ke ISIS.

          Sementara lokasi penggerebekan di perumahan Villa Mutiara Cluster Biru, Jalan Boulevard Kelurahan Bulurokeng, Kecamatan Biringkanaya, dijaga ketat kepolisian.

          “Keterlibatan kedua orang yang tewas ini masuk dalam jaringan JAD. Mereka juga sempat ingin bergabung dengan jaringan ISIS di Suriah, namun bisa digagalkan,” kata Kapolda Sulsel, Irjen Pol Merdisyam, di Kota Makassar,

Mika Urip

Mika Urip

Tulis Komentar

WhatsApp