International Media

Jumat, 27 Mei 2022

Jumat, 27 Mei 2022

DR Tahir Diangkat Jadi Dewan Kehormatan Pemuda Pancasila

Dato Sri Prof. DR. Tahir, MBA, menyerahkan secara simbolis Paket Idul Fitri 1443 H, (Foto: Bambang)

JAKARTA – Tahir Foundation menjalin sinergi dan kebersamaan dengan Pemuda Pancasila dengan memberikan bantuan 1.000 paket Idul Fitri 1443 H ke berbagai Yayasan dan Panti serta kaum Dhuafa di 60 titik di Jabodetabek.

Prosesi penyerahan secara simbolis dilakukan oleh Founder Tahir Foundation, Dato Sri Prof. DR. Tahir, MBA, kepada Ketua Majelis Pimpinan Nasional (MPN) Pemuda Pancasila KPH. H. Japto S. Soerjosumarno, SH di kantor Sekretariat MPN Pemuda Pancasila, Jl. Pejaten Barat Raya No.30, Jakarta Selatan, Jumat (29/4).

Dalam kesempatan yang sama, Ketua MPN KPH  Japto Soerjosoemarno, SH mengangkat Dato Sri Prof. DR. Tahir MBA sebagai Dewan Kehormatan Majelis Pimpinan Nasional Pemuda Pancasila, yang  ditandai dengan pemberian KTA dan atribut Pemuda Pancasila.

Dato Ted Sioeng, Japto SS, Dato Sri Tahir, H. Arif Rahman, Hendra Moelyono saat prosesi penganugerahan kehormatan.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal MPN H. Arif Rahman, SH juga memberikan KTA serta atribut Pemuda Pancasila kepada Hendra Mulyono (Tahir Foundation).

Arif Rahman  melaporkan bahwa penyaluran bantuan telah dilakukan sejak Selasa 26 April 2022 hingga Sabtu 30 April 2022, sesuai titik-titik yang telah ditetapkan.

Sementara DR Tahir  mengatakan,  bahwa Tahir Foundation setiap tahun secara kontinyu memberikan bantuan sembako mencapai 100.000 paket ke berbagai daerah di 34 provinsi.  “Tahir Foundation sudah lakukan pembagian 100.000 parsel ke sejumlah titik  yang tersebar dari Papua hingga Sumatera. Itu aktivitas tahunan, rutin. Kalau sudah semua beres, baru kita cuti. Pak Japto ini kan idola saya. Dalam berbuat baik, kita ikuti jejaknya” kata DR Tahir

DR. Tahir, MBA, KPH Japto Soerjosomarno, SH, Dato Ted Siong, Hendra Moelyono, H.Arif Rahman berfoto bersama perwakilan anak yatim.

Ia menambahkan, Tahir Foundation selalu siap bekerja sama di bidang kesehatan dan pengentasan kemiskinan, yang bisa dilakukan kapan saja. “Kita bisa melakukannya kapan saja dengan bekerja sama, tidak saja di momen Ramadan dan Idul Fitri atau Natal. Semua kebaikan bisa dilakukan setiap hari,” ujarnya.

Dr Tahir juga mengatakan, dirinya sudah sangat familiar dengan komunitas Muslim, tidak saja di Indonesia tetapi juga di negara-negara Muslim di Timur Tengah.

Sementara KPH. H. Japto S. Soerjosumarno, SH,  menyambut baik sinergi yang dibangun, dan berharap di masa mendatang dapat berkolaborasi di berbagai bidang.

“Kerja sama dengan Pak Tahir sudah sangat banyak bermanfaat bagi masyarakat. tetapi yang lebih penting apa yang bisa kita lakukan untuk bangsa ini. Apa yang kita mau selesaikan, problem bangsa kan banyak sekali. Di antaranya kalau kita sakit,  kita berobat kan harus bayar. Adanya kerja sama dengan Pak Tahir yang juga memiliki Rumah Sakit, bisa memberikan solusi. Demikian juga untuk pendidikan, Pak Tahir juga memberikan beasiswa,” kata Japto.

Pemuda Pancasila adalah sebuah organisasi paramiliter Indonesia yang didirikan oleh Jenderal (Purn) Abdul Haris Nasution pada 28 Oktober 1959 di Jakarta. Sejak tahun 1981 organisasi ini  dipimpin oleh Japto Soerjosoemarno.

Nama organisasi  ini  mengacu pada Pancasila, “lima prinsip” resmi negara Indonesia dan saat ini, menurut data yang ada, diperkirakan memiliki anggota hingga 10 juta orang

Berkantor pusat di Jakarta, Pemuda Pancasila memiliki  cabang hampir di semua daerah di Indonesia.

Ketua MPR Bambang Soesatyo tercatat sebagai Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila.

Presiden Joko Widodo juga   dikukuhkan sebagai Dewan Kehormatan Pemuda Pancasila saat membuka Musyawarah Besar Pemuda Pancasila di Hotel Sultan, Jakarta, pada 26 Oktober 2019.

Kemudian Wakil Presiden Ma’ruf Amin menjadi Anggota Kehormatan Pemuda Pancasila pada penutupan Musyawarah Besar Pemuda Pancasila.***

Vitus DP

Komentar

Baca juga