International Media

Selasa, 4 Oktober 2022

Selasa, 4 Oktober 2022

DPRD Kab. Bogor Nilai Proyek ‘Cibinong Beautification City’ Banyak Kekurangan

Sengkarut kabel dan masih banyak temuan kekurangan di proyek Cibinong Beatification City, menjadi sebab Dewan Sidak ke proyek yang menelan APBD Pemkab Bogor ratusan miliar itu di jalan Alternatif Sentul-Pakansari, Kabupaten Bogor. Selasa (12/4).

JAKARTA- Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Sumanto menilai proyek Cibinong Beautification City masih banyak kekurangan dari segi kualitas. Karena itu dia meminta pemerintah menegur kontraktor pelaksana untuk memperbaikinya.

“Kualitas banyak kurangnya, kabel listrik berserakan di jalan dan ini membahayakan warga yang melintas. Kalau kesetrum gimana?” kata Rudy saat dikonfirmasi, Selasa (12/4).

Sebelumnya, Rudy telah melakukan inspeksi mendadak di proyek tersebut. Dia mendapat laporan dari Kepala Desa Cijujung jika di proyek tersebut masih minim penerangan jalan. Begitu pula tidak ada rambu yang menandai jalur lambat dan jalur cepat sehingga kerap terjadi kecelakaan.

“Hingga menyebabkan tujuh nyawa melayang,” kata Rudy.

Rudy yang datang bersama wakil dan anggota komisi III DPRD, menyebut proyek dengan anggaran ratusan miliar rupiah itu juga sudah mengalami kerusakan, padahal belum lama diresmikan.

“Terlihat di area taman sepanjang jalur pedestrian Sentul – Kandang Roda dan Kandang Roda-Pakansari, banyak area taman yang tidak selesai dibangun. Salah satunya, Kubah Tugu Pancakarsa yang sampai sekarang dibiarkan tidak terbangun,” ujar dia.

Selain itu, Rudy juga menilai jika pedestrian Pakansari yang dibangun menggunakan anggaran 2020 itu masih jauh dari standar.

Sementara Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Agus Salim mengatakan, pihaknya meminta agar ada sinergi antarsatuan kerja di Pemerintah Kabupaten Bogor agar pembangunan itu bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“DPRD akan meningkatkan pengawasan terhadap semua proyek pemerintah di Kabupaten Bogor. Kita dapat bersama melayani masyarakat secara maksimal,” kata Agus Salim. gio

Prayan Purba

Komentar