DPRD Jabar Dukung Pembentukan DOB Bogor Timur

Ilustrasi

BANDUNG- Sekretaris Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat, Sadar Muslihat turut mendukung upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dalam membentuk daerah otonomi baru (DOB) Bogor Timur. Menurutnya, secara politis hampir semua fraksi di DPRD Provinsi Jawa Barat mendukung langkah Pemkab Bogor tersebut.

Dia menegaskan, pihaknya tidak ragu dengan Pemkab Bogor dan DPRD Kabupaten Bogor dalam mempersiapkan DOB Bogor Timur. Meski demikian, menurutnya masih banyak hal yang harus dilengkapi dan dipersiapkan oleh Pemkab Bogor, yang selanjutnya akan dilakukan persetujuan bersama dengan Gubernur Jawa Barat mengenai persiapan (DOB).

“Artinya masih lebih banyak langkah yang harus dilakukan untuk menjadi daerah otonom baru ke depan. Bogor Timur ini adalah pengajuan DOB kedua setelah gelombang pertama persiapan DOB Bogor Barat,” kata Sadar.

Setelah persiapan tersebut selesai, sambung Sadar, DPRD Provinsi Jawa Barat bisa segera membuat MoU kesepakatan dengan Gubernur Jawa Barat, mengenai pengajuan calon DOB. Khususnya DOB Bogor Timur.

“Mudah-mudahan semuanya berjalan dengan baik dan apa yang menjadi keinginan kita dan harapan masyarakat bisa terwujud dengan pembentukan calon daerah otonomi baru ini,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Burhanudin mengatakan, pemekaran DOB merupakan upaya Pemkab Bogor untuk menciptakan pemerintah yang efektif dan efisien berdasarkan kondisi riil daerah.

Menurutnya, jumlah penduduk yang sangat banyak, menjadikan beban Pemkab Bogor cukup berat. Terutama dalam hal memberikan pelayanan prima secara efektif dan merata serta melakukan pemerataan pembangunan.

“Maka pemekaran Wilayah Bogor Timur saat ini menjadi satu kebutuhan demi tercapainya pelayanan pemerintah yang efektif dan merata dan percepatan kesejahteraan masyarakat khususnya di Wilayah Bogor Timur,” kata Burhanudin.

Diketahui, selain memiliki wilayah yang luas, Kabupaten Bogor juga memiliki jumlah penduduk terbanyak di Indonesia yang mencapai 5,4 juta orang, atau 11,24 persen dari penduduk Jawa Barat. ***

Prayan Purba

Prayan Purba

Tulis Komentar

WhatsApp