Wednesday, 08 February 2023

Wednesday, 08 February 2023

Ditresnarkoba Polda Metro Jaya Gerebek Rumah Tempat Produksi Sabu Berbentuk Liquid Vape 

JAKARTA(IM)– Ditresnarkoba Polda Metro Jaya bekerjasama dengan Bea Cukai Bandara Soekarno Hatta (Soetta) mengungkap sindikat narkoba jenis sabu yang dijadikan cairan rokok elektrik (liquid vape) di Jalan Melati, Kel.Meruya Utara, Kec. Kembangan, Jakarta Barat, Sabtu (14/1) sore.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan penggrebekan tempat pembuatan sabu yang di kemas dalam bentuk liquid ini berhasil terungkap atas kerjasama Polda Metro Jaya dengan pihak Bea cukai Bandara Soetta.

“Penggerebekan ini berawal dari informasi yang didapat dari Bea dan Cukai Bandara Soekarno-Hatta tentang adanya penyelundupan narkoba. Kemudian, informasi itu ditindaklanjuti oleh penyidik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya,” kata Trunoyudo dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (15/1).

“Hingga akhirnya, diketahui memang benar adanya pengiriman sabu cair ke rumah yang berada Jalan Melati, Meruya Utara, Kembangan, Jakarta Barat,” sambungnya.

Sementara itu, Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol Mukti Juharsa menjelaskan, bahan baku pembuatan sabu liquid itu masuk ke Indonesia dari perdagangan narkoba internasional Iran, China dan Hongkong.

Dalam penggerebekan itu, polisi menetapkan satu orang berinisial MR (22) sebagai tersangka dalam kasus dugaan kepemilikan barang haram tersebut.

Dari hasil penggerebekan, kata Mukti, pihaknya mengamankan ratusan botol liquid atau sabu cair disita. Bahkan, ada beberapa yang sudah siap diedarkan.

“Barang bukti sebanyak 385 botol dengan berat kurang lebih 16 liter. Siap edar dan sudah ada yang siap kirim juga,” ucapnya.

Tak hanya itu saja, lanjut Mukti, tersangka MK juga menjual liquid sabu tersebut secara bebas di situs oneline miliknya dengan harga Rp 200 ribu per botolnya untuk ukuran 100 miligram. 

“Jadi, dari pemeriksaan sementara, pelaku ini baru akan menjual liquid yang diproduksi ke sejumlah pemesan yang berada di Wilayah Jabotabek,” ungkapnya.

Selanjutnya, Kepala Bidang P2 Bea Cukai Soekarno Hatta, Zaky Firmansyah menyebut join investigasi itu ada yang bernama sharing-sharing informasi dan sharing data untuk mengetahui hal-hal yang mencurigai dalam pengiriman barang.

“Join investigasi Ini sangat berguna sekali tentunya, narkotika bisa masuk dari luar negeri itu dengan barang jadi atau pun bahan baku dan bahan baku untuk pembuatan narkotika,” ujarnya.

“Untuk yang kali ini, masuknya bahan baku dari Iran kemudian melintir dulu ke Hongkong baru masuk ke Indonesia, ini dua kali pengiriman dalam waktu yang berdekatan dan bisa kita ungkap di TKP saat ini,” papar Zaky.

Zaky menjelaskan, bahan baku tersebut dikamuflase dalam bentuk silika gel, yang diyakini pihaknya sebagai bahan baku untuk pembuatan narkotika.

“Kita coba melakukan control delivery dan malam ini berkat kerjasama sinergi ini kita bisa berhasil mengungkap pembuatan narkotika dalam bentuk liquid vape,” katanya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya menambahkan, tersangka MR merupakan warga negara Indonesia yang beralamat di jl Kemanggisan Raya, Palmerah Jakarta Barat. Tersangka juga diduga terlibat dalam sindikat internasional peredaran narkotika.

Frans C. Gultom

Berita Terbaru

Baca juga:

Follow International Media